Fakta-fakta dan Kronologi Lengkap Konflik PBNU, dari Rotasi Pengurus hingga Muktamar Dipercepat

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di kantor PBNU Jakarta
Sumber :
  • TVNU

Masih pada tanggal yang sama, Sekjen PBNU Amin Said Husni menegaskan bahwa Surat Edaran Syuriyah yang memberhentikan Gus Yahya tidak sah. Dokumen tersebut dinilai cacat administratif karena memuat watermark draft dan tanda tangan digital yang belum valid. Amin Said menyebut keputusan di dalam surat itu otomatis tidak mengikat.

img_title Gus Miftah Sebut Kiai Imam Jazuli Bukan Sekedar Alternatif, tapi Kebutuhan Mutlak Kepemimpinan NU Abad Kedua

Sabotase Digital

Wasekjen PBNU Nur Hidayat sebelumnya menyatakan adanya dugaan sabotase digital pada platform Digdaya Persuratan. Ia menyebut dua akun yang memiliki akses stempel digital tiba-tiba tidak bisa digunakan. Namun Amin Said menolak anggapan itu. Menurutnya, sistem digital PBNU memang dirancang untuk menolak dokumen yang tidak sesuai AD ART sehingga otomatis berstatus draft. Ia menilai justru itulah fungsi pengaman organisasi.

img_title Cak Imin Jelang Muktamar NU: Semua Ingin Perbaikan dari Kegagalan Pemimpin

Kronologi 29 November 2025

Konferensi Pers Rais Aam

img_title PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Bisa Mengayomi, Bukan Umbar Konflik

Di Surabaya, Rais Aam KH Miftachul Akhyar menggelar konferensi pers bersama Prof M Nuh. Beberapa poin penting disampaikan, adapun KH Miftachul Akhyar menegaskan bahwa berdasarkan Risalah Rapat Syuriyah, Gus Yahya sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Untuk sementara, kendali organisasi berada di tangan Rais Aam demi menjaga stabilitas dan marwah organisasi.

Dasar Keputusan Syuriyah

Ia menyebut pemberhentian Ketua Umum dilakukan semata berdasarkan kondisi internal dan aturan organisasi. Menurutnya, mayoritas PWNU mendukung langkah tersebut.

Pembentukan Tim Pencari Fakta

Untuk mengurangi simpang siur informasi, Syuriyah membentuk Tim Pencari Fakta yang diawasi dua Wakil Rais Aam, KH Anwar Iskandar dan KH Afifuddin Muhajir. Sistem digital Digdaya Persuratan dibekukan sementara selama proses penyelidikan.

Rencana Pleno atau Muktamar Dipercepat

KH Miftach menyebut PBNU akan segera menggelar Rapat Pleno atau Muktamar dipercepat untuk menentukan jalan terbaik bagi organisasi.

Respons Gus Yahya

Menanggapi pernyataan KH Miftachul Akhyar, Gus Yahya menegaskan bahwa posisinya sebagai Ketua Umum PBNU tetap sah secara de jure dan de facto. Ia menyebut pergantian Ketua Umum hanya bisa dilakukan melalui forum Muktamar. Gus Yahya juga memilih fokus pada upaya islah dengan bimbingan para masyayikh agar konflik tidak menjalar ke akar rumput.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut