Damai dengan Pelaku Pencurian yang Buatnya Jadi Tersangka, Selebgram Nabilah O'Brien: Capek Banget
- Dok. Istimewa
"Empat pihak ini turut berhadir, kemudian melakukan perjanjian perdamaian," kata Trunoyudo kepada wartawan, Minggu, 8 Maret 2026.
Adapun pihak yang hadir yakni Nabilah O’Brien, Zhendy Kusuma, istri Zhendy bernama Evi Santi Rahayu, serta perwakilan dari pihak Nabilah yang disebut KDH. Dalam kesepakatan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mencabut laporan polisi yang sebelumnya telah diajukan.
Untuk diketahui, Nabilah mengambil langkah hukum setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait unggahan rekaman CCTV di restoran miliknya.
Melalui kuasa hukumnya, Nabilah kini mengajukan permohonan gelar perkara khusus ke Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri. Langkah tersebut diambil untuk menguji kembali penetapan status tersangka terhadap Nabilah yang mengaku justru merupakan korban pencurian di tempat usahanya.
“Kita sudah bersurat kepada Wassidik untuk gelar perkara khusus, saya harap Biro Wassidik dapat melihat ini dengan objektif,” tutur Pengacara Nabilah, Goldie Natasya Swarovski, Jumat, 6 Maret 2026.
Adapun Nabilah mengaku ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri setelah mengunggah kasus dugaan pencurian di restoran miliknya.
Pengakuan tersebut disampaikan melalui akun Instagramnya, @nabobrien. Dalam unggahannya, Nabilah mengatakan selama lima bulan memilih tidak berbicara karena merasa khawatir.
“Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena takut untuk bersuara,” tulis Nabilah dalam unggahannya, Kamis 5 Maret 2026.
Ia menyatakan baru memutuskan berbicara sekarang untuk mencari kejelasan hukum atas kasus yang menimpanya. Dalam unggahan tersebut, Nabilah juga mengaku selama beberapa bulan diminta mengakui bahwa pernyataan serta rekaman CCTV yang ia unggah merupakan fitnah. Selain itu, ia mengklaim sempat diminta uang sebesar Rp1 miliar.
“Selama lima bulan saya diminta mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah, juga saya diminta Rp1 miliar. Saya sudah mencoba berbagai upaya untuk membela diri,” tulisnya.
