33.758 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Rampung Diklat Bela Negara, Kemhan Resmi Tutup Gelombang Pertama
- Biro Infohan Setjen Kemhan RI
Selama mengikuti pelatihan, para peserta tidak hanya memperoleh pembelajaran mengenai tata kelola dan manajemen koperasi, tetapi juga mendapatkan pembinaan karakter melalui materi bela negara.
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari kedisiplinan, cinta tanah air, hingga penguatan semangat nasionalisme dan patriotisme. Pembekalan tersebut dirancang agar para peserta memiliki kesiapan dalam mengemban tanggung jawab sebagai manajer Koperasi Merah Putih.
Selain itu, pelatihan juga bertujuan membentuk karakter kepemimpinan yang mampu mendukung pengembangan koperasi di tingkat desa, kelurahan, maupun kawasan nelayan.
Bekal Nasionalisme untuk Calon Manajer Koperasi
Kemhan menyiapkan program Diklat Bela Negara ini sebagai bagian dari pembentukan sumber daya manusia yang akan mengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih maupun Koperasi Nelayan Merah Putih.
Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali kemampuan manajerial yang dipadukan dengan nilai-nilai bela negara agar memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi saat menjalankan tugas di lapangan.
Pembelajaran mengenai kedisiplinan dan kecintaan terhadap tanah air juga menjadi bagian penting dalam kurikulum yang diberikan selama pelatihan berlangsung.
Dengan bekal tersebut, para lulusan SPPI diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai calon manajer koperasi sekaligus mengemban tanggung jawab sesuai nilai-nilai yang ditanamkan selama mengikuti pendidikan.
Penutupan diklat pada Jumat pagi menandai berakhirnya pelaksanaan gelombang pertama Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara bagi SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Koperasi Nelayan Merah Putih tahun 2026. Sebanyak 33.758 peserta yang telah menyelesaikan program tersebut selanjutnya dipersiapkan untuk menjalankan tugas sebagai manajer koperasi di berbagai daerah di Indonesia. (Ant)
