Upaya Korlantas Polri Agar Pelayanan 110 di Ruas Tol Cepat, Tepat dan Terintegrasi

Mobil layanan 110 Korlantas Polri
Sumber :
  • dok Korlantas Polri

Jakarta, VoxPop – Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri terus mematangkan implementasi Layanan Polri 110 sebagai bagian dari kebijakan Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di ruas jalan tol.

img_title Sepanjang Tol Trans Jawa Bakal Dibangun PLTS, Kementerian ESDM Kasih Bocorannya

Arahan tersebut disampaikan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya dalam rapat koordinasi bersama Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) Mabes Polri di Jakarta, Jumat 7 Agustus 2026.

Brigjen Made mengatakan, hasil analisa dan evaluasi bidang Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) Semester I Tahun 2026 menunjukkan masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas yang berdampak pada terjadinya kecelakaan lalu lintas.

img_title Brigjen Made Agus: Informasi Viral Belum Tentu Fakta, Jangan Mudah Percaya

Faktor dominan penyebab kecelakaan masih berasal dari pelanggaran batas kecepatan (speeding), keberadaan kendaraan over dimension dan overloading (ODOL) yang menghambat arus lalu lintas, pelanggaran lalu lintas yang masif, hingga parkir di bahu jalan.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi dasar penting untuk memperkuat sistem pelayanan kepolisian yang cepat, tepat, dan terintegrasi melalui Layanan Polri 110.

img_title Eks Istri Polisi Tewas dengan Senpi di Medan, Keluarga Ungkap Sederet Kejanggalan

“Diharapkan pada pelaksanaan Operasi Lilin maupun Operasi Ketupat tahun-tahun berikutnya berbagai gangguan tersebut dapat diminimalisasi, salah satunya melalui optimalisasi quick response time pada Layanan Polri 110. Selain itu, perlu adanya pemisahan layanan pengaduan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas agar penanganan lebih efektif dan beban operator tidak terlalu berat,” ujar Made.

Ia menegaskan, implementasi Layanan Polri 110 di ruas jalan tol juga menjadi bagian dari upaya memenuhi standar pelayanan (Service Level Agreement/SLA) sekaligus mendukung terpenuhinya prinsip golden time dalam penanganan kejadian di jalan.

Untuk memperkuat layanan tersebut, Korlantas Polri akan mengoptimalkan peran Subdirektorat Pengawalan dan Patroli Jalan Raya (Subdit Wal dan PJR) dengan dukungan NTMC, RTMC, serta TMC di jajaran apabila diperlukan.

Selain itu, Made meminta agar pelatihan bersama Div TIK Mabes Polri segera dilaksanakan dengan melibatkan tenaga ahli sehingga seluruh personel memahami sistem dan mekanisme pelayanan secara menyeluruh.

Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Karotekinfokom Div TIK Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Fuady bersama Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya, dibahas sejumlah langkah strategis untuk memaksimalkan implementasi Layanan Polri 110.

Brigjen Pol Ahmad Fuady menyampaikan bahwa implementasi Layanan Polri 110 akan diawali melalui tahap uji coba pada satu ruas jalan tol yang berada di jajaran Subdit Wal dan PJR Ditgakkum Korlantas Polri. Setelah berjalan sukses, layanan tersebut akan diterapkan secara bertahap di seluruh ruas jalan tol.

Ia menegaskan bahwa Layanan Polri 110 merupakan layanan siaga 24 jam yang menuntut kesiapsiagaan penuh baik dari operator maupun personel Patroli Jalan Raya (PJR).

Apabila operator PJR belum memberikan respons terhadap laporan masyarakat, sistem akan secara otomatis menghubungkan laporan tersebut dengan operator kepolisian di satuan wilayah (Polres) terdekat agar penanganan tetap berlangsung cepat.

Untuk mendukung efektivitas pelayanan, Div TIK Mabes Polri juga akan menyusun buku petunjuk pelayanan bagi operator ketika masyarakat membutuhkan informasi, melaksanakan pelatihan quick response time bagi petugas PJR, serta menyusun standar operasional prosedur (SOP) penanganan pengaduan masyarakat.

Dalam mekanisme tersebut, apabila target waktu respons 30 menit tidak terpenuhi, penanganan akan diambil alih oleh satuan wilayah terdekat.

Sementara itu, Div TIK Mabes Polri juga akan melakukan harmonisasi antara Command Center Polres yang wilayahnya beririsan dengan jalan tol dan petugas PJR, sehingga koordinasi penanganan kejadian dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Pelatihan menyeluruh bagi personel Subdit Wal dan PJR juga segera dilaksanakan agar seluruh anggota siap mengoperasikan sistem sebelum peluncuran resmi Layanan Polri 110 oleh Kakorlantas Polri.

Melalui penguatan sistem pelayanan berbasis teknologi ini, Korlantas Polri berharap masyarakat memperoleh layanan kepolisian yang lebih cepat, responsif, dan terintegrasi, sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh Indonesia.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir

Pantau Titik Panas Real Time, Langkah Baru Polri Cegah Karhutla Sesuai Arahan Prabowo

Polri memperkuat pemantauan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Caranya melalui Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi).

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut