Satu Tersangka Pelempar Granat di Aceh Masuk DPO

Mobil milik Ketua Komisi A DPR Kabupaten Bener Meriah Syamsul yang dilempari granat pada Sabtu, (17/9/2016). Akibat kejadian ini, anak Syamsul tewas seketika sementara enam lainnya terluka berat.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Zulkarnaen

VoxPop.co.id – Kepolisian telah menetapkan dua orang tersangka terkait aksi pelemparan granat ke dalam mobil dinas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Mansyur Ismail. Mereka SZ dan AF. SZ diketahui sebagai istri siri Mansyur, dan diduga sebagai inisiator serangan. Sedangkan AF, adalah adik dari SZ.

img_title Kemenhut Limpahkan Tersangka Pembalakan Liar di Solok, 152 Batang Kayu dan 3 Alat Berat Disita

Namun, kepolisian belum berhasil menangkap AF, sehingga memasukannya ke dalam daftar pencarian orang, 

"Masuk DPO, belum ketangkap, Buser sedang memburu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol. Martinus Sitompul kepada VoxPop.co.id di Jakarta, Senin, 20 September 2016.

img_title Kejagung Tambah Tersangka Baru di Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Nurman Herin Langsung Ditahan

Martinus menjelaskan, bahwa diduga motif pelemparan granat ini dilakukan karena dendam pribadi tersangka SZ pada salah satu anggota keluarga Mansyur. Sebab, sebelum peristiwa pelemparan granat itu, anak Mansur, Aulia Fahmi (24 tahun), mendatangi rumah SZ pada Minggu malam, 11 September 2016. Dalam pertemuan itu, Aulia sempat beradu mulut dengan SZ.

"Motif masalah keluarga, Aulia anak Pak Mansyur dari istri pertama memukuli SZ, SZ sakit hati dan menyuruh adiknya AF untuk membunuh Aulia," ucap Martinus.

img_title Kemenhut Tetapkan 2 Tersangka Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Excavator Disita

SZ sakit hati karena merasa dilecehkan di depan keluarganya. Setelah itu SZ meminta tersangka AF untuk melampiaskan dendam kepada keluarga korban. Selanjutnya AF membuntuti mobil korban dengan menggunakan sepeda motor.

Kejadian meledaknya mobil milik anggota dewan di Kabupaten Bener Meriah Aceh ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, di Desa Alur Punti, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, pada Sabtu, 17 September 2016. Mobil bernomor polisi BL 136 Y ini hancur, dan mengakibatkan dua orang tewas, serta 5 lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas adalah Aulia Fahmi dan Kiki (8 tahun).

Mobil jenis Kijang Innova berwarna hitam itu diketahui ditumpangi oleh istri Mansyur bernama Nurma (50) dan anaknya Kiki (8). Lalu pasangan suami dan istri, Sertu Hasimi (35) dan Fauziah (35) beserta dua anaknya, Farhan (10) dan Intan (5). Kendaraan ini dikemudikan Aulia.

Ilustrasi orang sakit di rumah sakit

Bisakah Sakit Meluruhkan Segala Dosa? Ternyata Begini Penjelasannya Menurut Islam

Di balik ujian fisik berupa sakit, ada keyakinan bahwa rasa sakit dapat menjadi sarana pemaafan dosa. Benarkah ujian sakit bisa meluruhkan dosa seorang hamba?

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut