Dibuka Menghijau, IHSG Cenderung Datar Meski Bursa Asia dan Wall Street Menguat

Karyawan mengambil gambar layar pergerakan harga saham (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Jakarta, VoxPop – IHSG dibuka menguat 9 poin atau 0,11 persen di level 8.346 pada pembukaan perdagangan Jumat, 7 November 2025.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi mendatar alias sideways pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi sideways hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Jumat, 7 November 2025.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Bursa saham Asia berada di zona hijau pada perdagangan Kamis kemarin, mengikuti penguatan Wall Street. Indeks saham di Jepang dan Australia kompak rebound setelah tertekan pada sesi sebelumnya.

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 1,34 persen dan Topix menguat 1,38 persen. Kebangkitan bursa Negeri Sakura tersebut didorong oleh penguatan saham-saham teknologi, setelah pasar AS mencatat rally berkat laporan keuangan positif dan data ekonomi yang solid.

Sementara di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 0,3 persen, rebound setelah dua sesi berturut-turut terkoreksi.bRebound tersebut juga terjadi di tengah ekspektasi bahwa Bank Sentral Australia (RBA) akan mempertahankan suku bunga dalam waktu dekat.

Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi bertambah 0,55 persen, sedangkan Kosdaq turun 0,41 persen.

Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong melesat 2,12 persen dan bursa saham di daratan China menguat masing-masing sebesar 1,43 persen dan 0,97 persen.

"Support IHSG berada di level 8.270-8.320 sementara resist IHSG di rentang 8.380-8.400," ujarnya.

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Hingga pukul 09.09 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.960 per dolar AS. Posisi itu menguat 67 poin atau 0,37 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 18.027 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut