20 Profesi Bergaji Miliaran Ini Tak Perlu Gelar Sarjana, Nomor 15 Bikin Melongo

Ilustrasi bekerja.
Sumber :
  • freepik.com/jcomp

Jakarta, VoxPop – Di tengah meningkatnya biaya pendidikan tinggi, semakin banyak orang menilai ulang apakah kuliah benar-benar menjadi satu-satunya jalan menuju penghasilan besar. Pasar tenaga kerja Amerika Serikat, misalnya, yang kini menunjukkan tren berbeda, di mana sejumlah profesi menawarkan gaji enam digit tanpa mewajibkan gelar sarjana empat tahun. 

img_title 5 Profesi Baru dengan Gaji Menarik, Ada Peluang Karier dengan Masa Depan Menjanjikan

Sertifikasi teknis, pelatihan intensif, dan jalur magang terbukti cukup untuk masuk ke banyak karier bergaji tinggi. Tren ini juga menarik minat Gen Z yang ingin masuk dunia kerja lebih cepat, meminimalkan utang pendidikan, dan memilih pekerjaan yang relatif aman dari disrupsi teknologi. 

Data terbaru Bureau of Labor Statistics menampilkan 20 pekerjaan dengan gaji median tertinggi yang tidak mensyaratkan gelar kuliah. Banyak di antaranya merupakan skilled trades dan posisi teknis yang sangat dibutuhkan industri.

img_title Profesi Programmer dan Software Engineer di Era AI, Masih Menjanjikan atau Mulai Tergeser?

Apa saja? Berikut daftarnya sebagaimana dilansir dari Visual Capitalist, Senin, 24 November 2025.

Petugas pengelola Air Traffic Control (ATC) di Bandara Changi Singapura

Photo :
  • StraitsTimes
img_title Membongkar Masa Depan Profesi Desain Grafis, Saat AI Mengubah Cara Desainer Berkarya

1. Air Traffic Controller

Profesi ini berada di puncak daftar berkat gaji median sekitar US$144.580 atau setara Rp2,41 miliar per tahun. Meski tidak membutuhkan gelar sarjana, pelamar wajib menyelesaikan pelatihan yang sangat ketat. Untuk profesi ini, tugasnya adalah mengatur lalu lintas udara dan menjaga keselamatan ribuan penumpang setiap hari.

2. Commercial Pilot (Non-Airline)

Pilot penerbangan non-maskapai, seperti charter, medis, dan kargo ringan, memiliki gaji median US$122.670 atau Rp2,04 miliar per tahun. Profesi ini membutuhkan lisensi dan jam terbang tertentu, tetapi tidak mengharuskan pendidikan sarjana.

3. Nuclear Power Reactor Operator

Operator reaktor nuklir memiliki pendapatan median US$122.610 atau Rp2,04 miliar. Mereka menjalani pelatihan teknis intensif untuk mengawasi sistem pembangkit energi paling sensitif di dunia.

4. Elevator & Escalator Installer and Repairer

Pemasang dan teknisi eskalator/lift memperoleh median US$106.580 atau Rp1,78 miliar. Mayoritas memasuki industri melalui program magang selama beberapa tahun.

5. First-Line Supervisor of Police & Detectives

Pengawas kepolisian menerima median US$105.980 atau Rp1,77 miliar. Jabatan ini membutuhkan pengalaman bertahun-tahun di kepolisian, bukan gelar akademik.

6. Power Plant Distributor and Dispatcher

Profesi teknis ini berpenghasilan median US$103.600 atau Rp1,73 miliar dan bertugas menjaga distribusi listrik tetap stabil.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut