Investor Waspada! 2026 Diprediksi Jadi Titik Balik Kekuasaan Dolar AS
- VoxPop.co.id/M Ali Wafa
Begitu pula BRICS Pay, yang memungkinkan negara BRICS+ melakukan transfer langsung dengan mata uang mereka sendiri. Stablecoin juga menjadi ancaman potensial bagi dominasi Dolar. Token digital ini memungkinkan pembayaran lintas batas 24/7 dengan biaya rendah, tanpa harus melalui jaringan perbankan tradisional.
Meskipun saat ini sebagian besar stablecoin dipatok pada Dolar AS, masa depan bisa berubah jika stablecoin multivaluta atau non-Dolar memperoleh adopsi luas. China, misalnya, diprediksi akan memperluas penggunaan stablecoin yang terikat pada RMB, yang dapat digunakan untuk proyek nyata di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika.
Seiring teknologi berkembang dan peluang ekonomi semakin tersebar, pergantian mata uang dominan tidak lagi memerlukan waktu satu abad seperti sejarah sebelumnya.
Meskipun Dolar masih menjadi raja, retak-retak dominasi mulai terlihat. Tahun 2026 bisa menjadi titik awal momentum perubahan yang akan menggeser keseimbangan finansial global secara signifikan.
