FIFA Larang Francois Letexier Pimpin Laga Sisa di Piala Dunia 2026 Lagi usai Duel Argentina Vs Mesir
- REUTERS/Amanda Perobelli
Wasit Francois Letexier
- REUTERS/Amanda Perobelli
Keputusan-keputusan Letexier menjadi kontroversi setelah menganulir gol Mostafa Ziko karena adanya pelanggaran terhadap Lisandro Martinez. Sedangkan gol Fernandez yang tercipta dalam situasi serupa tidak dianulir setelah Mohamed Salah terjatuh.
Meski begitu, kepala perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, menegaskan bahwa keputusan Letexier sudah tepat. Dia juga membantah klaim bahwa Argentina dianakemaskan di Piala Dunia 2026.
“Contohnya terjadi pada pertandingan Argentina melawan Mesir di mana pemain nomor 19 Mesir, Marwan Attia, jelas menginjak kaki pemain nomor 6 Argentina, Lisandro Martínez,” kata Collina, seperti dilansir dari situs resmi FIFA.
“Kami percaya bahwa pelanggaran tetaplah pelanggaran. Terlepas dari apakah pelanggaran tersebut tampak 'jelas', jika wasit tidak melihatnya di lapangan, VAR dapat turun tangan,” tambahnya.
“Demikian pula, jika tidak ada pelanggaran yang teridentifikasi dalam proses terciptanya gol, VAR akan memberi tahu wasit sesuai dengan itu. Menginjak kaki lawan adalah pelanggaran, sedangkan seorang bek yang menyentuh bola terlebih dahulu dan kemudian melakukan kontak sepak bola normal tidak melakukan pelanggaran. Sekali lagi, contoh ini terjadi di akhir pertandingan yang sama. Wasit dan VAR menganggapnya sebagai kontak sepak bola normal antara pemain nomor 10 Mesir Mohamed Salah dan pemain nomor 10 Argentina Julián Alvarez,” katanya. (rda)
