5 Menu Sarapan Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan
- Pixabay/Jill Wellington
VoxPop – Sarapan pagi menjadi aktivitas yang rutin dilakukan sebagian besar orang sebelum melakukan aktivitas. Namun seringkali, sarapan dihindari untuk mereka yang tengah melakukan program penurunan berat badan.
Padahal, sarapan jika dilakukan dengan pemilihan menu yang tepat, aktivitas ini justru bisa membantu Anda yang berdiet turun berat badan dengan cepat. Tapi, Anda perlu tahu, menu apa saja yang bisa dikonsumsi saat sarapan dan bisa bikin berat badan turun.
Penelitian pun menunjukkan bahwa mereka yang rutin sarapan cenderung lebih langsing dan pelaku diet lebih berhasil menurunkan berat badan bahkan bisa terus mempertahankan berat badan idealnya. Terlebih lagi, untuk mereka yang biasanya mengonsumsi menu sarapan sehat dengan kandungan lebih banyak nutrisi penting, seperti serat dan vitamin.
Jika masih bingung menu apa yang harus dikonsumsi saat sarapan agar berat bdan bisa turun dan stabil? Berikut tips nya seperti dilansir laman Eating Well
1. Raspberry
Secangkir raspberry menghasilkan 8 gram serat (lebih dari dua kali lipat apa yang ada dalam secangkir stroberi dan jumlah yang sama dalam cangkir berisi kacang-kacangan). Lalu apa hebatnya serat dari rasberry? Penelitian terbaru di Journal of Nutrition menyarankan makan lebih banyak serat ini sebagai cara untuk mencegah penambahan berat badan atau bahkan mendorong penurunan berat badan. Selama dua tahun studi, para peneliti menemukan bahwa meningkatkan jumlah konsumsi serat sebanyak 8 gram untuk setiap 1.000 kalori bisa menurunkan sekitar 2 kilogram berat badan.
2. Oatmeal
Oatmeal dapat membantu Anda menurunkan berat badan dengan dua cara. Pertama, dikemas dengan serat dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Kedua, sebuah penelitian baru-baru ini melaporkan bahwa makan sarapan yang dibuat dengan karbohidrat — seperti oatmeal atau sereal bekatul 3 jam sebelum Anda berolahraga dapat membantu Anda membakar lebih banyak lemak. Perlu diketahui pula, karbohidrat dari oatmeal tidak meningkatkan gula darah seperti karbohidrat yang ada dalam roti. Pada gilirannya, kadar insulin tidak meningkat begitu tinggi. Karena insulin berperan dalam menandakan tubuh Anda untuk menyimpan lemak, memiliki kadar gula darah yang lebih rendah dapat membantu Anda membakar lemak.
