SOROT 402

Ponsel Ilegal Susah Dijegal

Pemusnahan ponsel ilegal di Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Adimaja

iPhone 6s memang sudah keluar dari 2015 akhir di pasar global, tetapi di gerai resmi Indonesia sampai saat ini belum ada. "Sedangkan kita punya. Kualitas jelas lebih bagus karena lebih baru, harganya lebih murah dari produk iPhone 6 biasa yang notabene lebih lama produknya, namun masih dijual di gerai resmi," ujar Hesty.

img_title Aturan Blokir Ponsel Ilegal Ditegakkan Tapi Boleh Gonta-ganti SIM Card

Penyelundupan iPhone 6S di dashboar mobil

Penyelundupan iPhone di dasbor mobil. Foto: VoxPop.co.id/Siti Nuraisyah Dewi

img_title Tiada Ampun untuk Ponsel Ilegal Mulai 18 April Besok

Saat ditanya apakah ponsel yang dijualnya ponsel black market, Hesty tak menampik namun juga tak menyebutnya dari pasar gelap. "Dibilang ilegal juga enggak sih, kan garansinya ada. Lagian kita juga siap perbaiki dan bantu klaim garansi internasionalnya," Hesty meyakinkan.

Lalu jika membeli ponsel BM sudah menjadi budaya yang tidak terbendung, siapa yang harus disalahkan? Sementara itu, situs e-commerce dan toko online semakin marak, yang kata Menkominfo putaran uangnya bisa mencapai Rp180 triliun di tahun 2020 nanti.

img_title Pemerintah Fokus COVID-19, Nasib Aturan Blokir Ponsel Ilegal 18 April?

Sedangkan peredaran smartphone ilegal berarti menurunnya penerimaan negara dari pajak. Dalam setahun terakhir, data Kominfo, pengguna smartphone di Indonesia sudah membelanjakan total Rp50 triliun untuk 10 juta unit smartphone, khususnya 4G.

Menkominfo menyebut, setiap tahunnya, pendapatan dari penjualan ponsel di Indonesia mencapai Rp60 sampai Rp70 triliun, baik yang resmi maupun tidak resmi. Bayangkan berapa pendapatan negara jika semua ponsel masuk secara legal ke Indonesia.

Saat menemukan 10.000 unit smartphone ilegal yang akan dibawa ke Roxy Mas, kepolisian memprediksi kerugian negara mencapai Rp15 miliar. Itu artinya, jika sampai 10 juta unit smartphone ilegal masuk ke Indonesia, kerugian negara bisa mencapai Rp15 triliun.

Ah, tapi itu kan kerugian negara. Ajeng maupun Maul tidak merasakan kerugian tersebut ke diri mereka pribadi. Yang terpenting, ponsel keren, bermerek dan murah sudah ada di tangan mereka.

Ilustrasi ponsel.

Kloning IMEI yang (Masih) Bikin Pusing

Pemerintah bersama ATSI serta Mastel terus berupaya mengatasi penyebaran ponsel gelap dan kloning IMEI ilegal yang bisa merugikan negara, produsen, dan tentunya konsumen.

img_title
VoxPop.co.id
1 Desember 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut