SOROT 410

Nasionalisme Darah Campuran

Gloria di Tim Bima.
Sumber :

"Selain menghambat karier mereka, hal semacam ini juga akan dapat mengurangi pemanfaatan keahlian mereka untuk Indonesia yang berpotensi meningkat jika diperbolehkan memiliki kewarganegaraan ganda," kata Indah.

img_title Luhut Tak Masalahkan Kewarganegaraan Asal Mengabdi Pada RI

Tak hanya itu, pemberian kewarganegaraan ganda juga diyakini bisa memberikan pengetahuan budaya sekaligus rasa kecintaan anak hasil perkawinan campur terhadap dua bangsa, dua budaya yang menjadi asalnya.

Aktivis diaspora itu mengatakan, selain sistem kewarganegaraan yang tidak bisa menjamin hak status warga negara, UU Kewarganegaraan itu pula kerap tidak tersosialisasikan dengan baik. Misalnya pada saat UU Nomor 12 tahun 2006 diundangkan, batas waktu empat tahun agar anak hasil kawin campur segera didaftarkan sebagai WNI dirasa tidak cukup diketahui secara luas. Belum lagi, aturan soal pengurusan kewarganegaraan bisa berbeda-beda di sejumlah perwakilan Indonesia di luar negeri.

img_title Isu Krusial Revisi UU Kewarganegaraan

"Akibat kurangnya sosialisasi UU Kewarganegaraan maka kasus seperti Gloria sering muncul. Kelalaian orang tua si anak untuk melakukan pendaftaran sesuai kurun waktu yang ditentukan bisa berakibat fatal terhadap status kewarganegaraan anak, sehingga ketika usia si anak mencapai usia memilih maka si anak mengambil keputusan memilih menjadi asing," lanjutnya.

Aksi solidaritas untuk Gloria Natapraja Hamel

img_title Anggun Cipta Sasmi: Nasionalisme Bukan Hanya Paspor

Kurang Pemahaman

Ibunda Gloria, Ira Natapraja kepada VoxPop.co.id, mengaku tak menyangka jika urusan kewarganegaraan bisa menjegal anaknya yang masih remaja tersebut. "Saya kan enggak ngerti, saya simpel saja dan saya enggak tahu akan berefek seperti ini," kata Ira di Depok, Jawa Barat.

Dia mengatakan, paspor Prancis Gloria memang diperlukan karena dia sesekali diundang keluarga sang ayah ke Prancis. Namun, soal ke-Indonesiaan, kecintaan dan pemahaman Gloria menurutnya tak perlu diragukan. Gloria menurut Ira, juga sudah memilih menjadi WNI.

Ira mengatakan, tak hanya Gloria yang bisa menemui kendala karena urusan status kewarganegaraan. Oleh karena itu dia meminta pemerintah memperhatikan nasib anak-anak hasil kawin campur yang saat ini sudah sangat mahfum ditemukan.

“Harapan saya untuk Bapak Presiden, tolong bantulah Gloria-Gloria yang lain. Undang-undang juga harus jelas yang mana yang harus dipakai,” kata dia.

Sementara di dunia hiburan dan selebritas, para pesohor yang berdarah blasteran pula tak sulit teridentifikasi. Beberapa kali sejumlah pesohor dikabarkan tersangkut kasus imigrasi meskipun mereka dibesarkan di Indonesia. Bahkan tak satu dua yang disebut-sebut akan dideportasi. Walaupun pada akhirnya toh tetap bisa bermukim di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut