SOROT 460

Sinambung Lawak Indonesia

Ludruk Kartolo
Sumber :
  • VoxPopnews/Fernando Randy

VoxPop.co.id - Feni Rose nyaris terjatuh dari kursinya sembari terbahak-bahak. Dia mengambil sehelai kertas dan mengipaskan ke wajahnya. Berusaha kembali tenang.

img_title 6 Film Komedi Indonesia Ini Cocok Temani Saat di Rumah

Namun, presenter yang didaulat jadi juri sebuah acara komedi ini masih saja cekikikan. Beberapa kali terlihat memaksa bibirnya mengatup, usahanya itu seperti sia-sia.

Kipas kertas yang dipergunakannya untuk mengibaskan angin ke rambut panjangnya juga tak bisa berbuat banyak. Limabelas otot wajahnya yang sejak tadi sudah tertarik-tarik, membuat mukanya memerah.

img_title Horas Amang, Film Drama Komedi Kental Nuansa Batak

Lalu, dengan jari telunjuk kiri terlipat, ia pun menyeka ujung matanya dengan kulit di punggung jari telunjuknya. Sepertinya air mata Feni keluar tanpa disengaja.

Hari itu, apa yang dialami Feni, hampir serupa dengan ratusan orang lain yang duduk di tribun penonton di belakang Feni. Penampilan lawak tunggal atau Stand Up Commedy – yang digelar sebuah stasiun televisi nasional beberapa waktu lalu itu – memang berhasil membuat suasana riuh.

img_title Menanti Kisah Grup Musik OM PSP dengan Balutan Komedi

Mimik dan gaya tutur khas Jawa Dodit Mulyanto, seorang komika yang kebetulan menjadi penampil di acara itu diakui benar-benar mengocok perut. Tak cuma tiga juri, ratusan penonton bahkan dibuatnya terpingkal.

Hingga kini, kepingan kehebohan itu tetap bisa disaksikan di layanan video Youtube. Meski acara itu telah setahun silam, terbukti tetap digemari. Faktanya, video ulangan ini telah menembus lebih dari 6,2 juta orang penonton.

Di Indonesia, diakui sejarah perlawakan memang minim literasi. Maklum sejak lampau ada anggapan bahwa humor itu hanyalah dunianya kaum jelata. Para priyayi atau pejabat harus berwibawa, serius dan harus selalu terlihat bisa disegani.

Meski begitu, komedi sejatinya telah dinikmati berpuluh tahun lalu umumnya dalam bentuk kesenian rakyat seperti Ludruk, ketoprak, lenong, atau pun pagelaran wayang.

Ludruk Kartolo

Sejumlah aktor saat mementaskan pertunjukan Ludruk Kartolo di Graha Bhakti Budaya Jakarta, (12/04/2012). Foto:VoxPopnews/Fernando Randy

Bentuk penampilan komedi ini bisa dilakukan berkelompok atau dilakukan sendiri (monolog). Usai kemerdekaan Indonesia, tahun 1949 misalnya, pernah populer sosok Cak Markeso. Sosok seniman ludruk tunggal ini berkeliling kampung dan melawak seorang diri.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut