Bukan Truk Biasa, Kendaraan Ini Lahir dari Proyek Rahasia Militer
- CarExpert
Prancis, VoxPop - Produsen truk asal Swedia, Scania, melangkah keluar dari jalur biasanya. Perusahaan yang dikenal dengan jajaran truk dan bus komersial berat itu kini mengembangkan sebuah kendaraan taktis off-road berpenggerak empat rodabernama Vampire, yang dirancang khusus untuk kebutuhan militer Prancis.
Seperti dilansir VoxPop Otomotif dari CarExpert, Minggu 9 November 2025, proyek ini merupakan bagian dari kerja sama pertahanan antara Scania dan pemerintah Prancis. Sebanyak 50 unit Scania Vampire dijadwalkan akan diproduksi dan diserahkan kepada militer pada tahun 2026.
Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung sistem pertahanan udara dan anti-drone, terutama dalam menghadapi ancaman pesawat tanpa awak yang terbang rendah.
Meskipun informasi teknisnya masih terbatas, Scania mengonfirmasi bahwa Vampire akan dibekali mesin diesel enam silinder berkapasitas 13 liter yang telah lama digunakan pada truk dan bus Scania. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 343 kW atau setara 460 tenaga kuda, serta torsi puncak hingga 2.500 Nm.
Tenaga besar itu disalurkan ke sistem penggerak empat roda (4WD) untuk memberikan traksi maksimal di medan berat. Dengan konfigurasi ini, Vampire diklaim mampu melibas berbagai kondisi jalan ekstrem, mulai dari permukaan berbatu hingga area berlumpur, tanpa kehilangan stabilitas maupun daya dorong.
Pengembangan Scania Vampire dimulai sejak 2023, setelah Angkatan Darat Prancis membuka tender untuk kendaraan ringan yang dapat diangkut lewat udara dan menampung empat personel bersenjata. Scania menanggapi tantangan tersebut dengan merancang kendaraan yang tidak hanya tangguh, tetapi juga lincah dan mudah dioperasikan di berbagai medan.
Langkah ini bukan yang pertama bagi Scania dalam pengembangan kendaraan militer. Sebelumnya, pabrikan asal Södertälje itu juga pernah menciptakan Scania VRP, kendaraan pendukung operasi khusus untuk pasukan elit Prancis.
Meski tampil garang dan berteknologi tinggi, Scania Vampire tidak dirancang untuk pasar sipil. Namun, sejarah menunjukkan bahwa beberapa kendaraan militer seperti Mercedes-Benz Unimog akhirnya memiliki versi komersial yang bisa dikendarai masyarakat umum.
Dengan hadirnya Vampire, Scania menunjukkan bahwa kemampuan rekayasa mereka tidak hanya terbatas pada truk niaga, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan strategis dunia pertahanan modern terutama di era ketika ancaman dari udara seperti drone semakin sering muncul di medan perang.
