Veronica Koman: Dicari Polisi, Dibela Pakar HAM PBB

Veronica Koman (kiri)
Sumber :

Pengacara HAM yang Dituding Provokator

img_title Kabar Terbaru Kasus Teror di Rumah Ortu Veronica Koman

Nama Veronica Koman mencuat setelah ia ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jawa Timur (Jatim). Veronica, menurut polisi adalah WNI kelahiran Medan. Ia dikenal sebagai kuasa hukum parlemen nasional Papua Barat (PNPB), dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Selain hadir langsung dalam beberapa kegiatan soal Papua, Veronica juga terpantau aktif melakukan pendampingannya melalui media sosial di Twitter dengak akun @VeronicaKoman. Di akun Twitter, ia menyebut diri sebagai human rights lawyer atau pengacara hak asasi manusia. Pengikutnya di Twitter mencapai lebih dari 20 ribu. 

Veronica disangka menyebarkan informasi palsu dan provokatif dalam rentetan kerusuhan Papua dan Papua Barat pada Agustus 2019.  Kapolda Jatim Luki Hermawan, mengatakan saat ini Veronica tinggal di Australia bersama suaminya. Suami Veronica, menurut polisi adalah WNA, dan juga pegiat LSM. Penyidik Kepolisian Daerah Jawa Timur semula memasukkan Veronica dalam daftar saksi pada penyidikan kasus Asrama Papua di Kalasan. Ia dipanggil dua kali untuk dimintai keterangan, namun tidak hadir. 

img_title Peneror Rumah Orang Tua Veronica Koman Pakai Pelat Nomor Palsu

Menurut polisi, keterangannya diperlukan karena Veronica diketahui aktif mengunggah video dan informasi soal Papua, termasuk di Asrama Kalasan, asrama mahasiswa Papua di Surabaya yang dikepung setelah kasus tiang bendera yang patah dan bendera yang tergeletak di selokan. Polisi juga menyebut Veronica sebagai figur yang condong menyokong aktivis mahasiswa dan pemuda Papua menyuarakan referendum. 

“Setelah dilakukan pendalaman dan juga penelusuran di handphone, ternyata VK salah satu yang sangat aktif melakukan provokasi, di dalam maupun luar negeri, untuk sebarkan hoaks. VK sangat aktif. Hasil gelar tadi malam, kami tetapkan saudara VK sebagai tersangka," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di kantornya di Surabaya pada Rabu, 4 September 2019.

img_title Teror terhadap Aktivis Papua Berulang, Kini Keluarga Veronica Koman

Dalam insiden Asrama Mahasiswa Papua, Veronica aktif menyebarkan informasi, baik melalui pesan, foto dan video, dengan konten perkembangan situasi asrama melalui Twitternya, @VeronicaKoman. Unggahannya terkait Papua berlanjut hingga kerusuhan di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat.

Polisi menyebut, jejak Veronica bahkan sudah terekam sejak setahun lalu. Kapolda mengatakan Veronica hadir dalam aksi mahasiswa Papua yang digelar di Surabaya pada Desember 2018 lalu. "Mereka membawa wartawan asing dua (orang)," ujarnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut