Memaknai Pawai Massal di Ruang Publik

Pawai massal Aksi Kita Indonesia, yang bertepatan dengan kegiatan rutin Car Free Day di Jakarta, Minggu 4 Desember 2016.
Sumber :
  • Bimo/VoxPop.co.id

VoxPop.co.id – Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau car free day di Jakarta pada Minggu 4 Desember 2016 cukup ramai dibanding car free day biasanya. Massa menyemut di Bundaran Hotel Indonesia yang menjadi lokasi panggung utama.

img_title Pemkab Tangerang Benarkan PNS Mereka Ditangkap Densus

Memang car free day kali ini lebih ramai karena ada acara parade Kita Indonesia yang diselenggarakan Aliansi Kebangsaan. Car free day edisi pekan pertama Desember ini menjadi perhatian karena ramainya pembahasan atribut politik dan isu mobilisasi.

Aliansi Kebangsaan sehari sebelumnya, pada Sabtu sore 3 Desember 2016, mengungkapkan kegiatan parade memang diikuti oleh sejumlah perwakilan parpol dan organisasi masyarakat serta kelompok pendukung pemerintah. Sehingga wajar bila waran politik begitu menyita perhatian hiruk pikuk car free day kali ini.

img_title Ditangkap Densus, Status PNS di Kabupaten Tangerang Tersangka Teroris

Ketua pelaksana Aksi kita Indonesia, Panel Barus menjelaskan aksi diisi parade budaya indonesia. Ia pun menjamin tak ada aksi orasi yang berbau politik dalam parade tersebut. 

Parade ini memang akhirnya menyita perhatian masyarakat. Dengan mengusung isu kebhinekaan, warga terikat, bersama, menyatu dengan identitas bersama sebagai bangsa. Perhatian masyarakat lebih menyoroti berkibarnya bendera dan atribut partai politik di arena car free day tersebut. 

img_title PNS di Kabupaten Tangerang Ditangkap Densus 88

Kibaran bendera dan atribut itu bukan hanya meramaikan car free day, tapi juga menimbulkan sindiran acara politik di HBKB tersebut. Di panggung utama, beberapa tokoh politik berdiri di bibir panggung, di antaranya Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

"Pagi ini kami berkumpul bukan untuk berpolitik, tapi silaturahmi nasional bangsa Indonesia yang kami kemas dalam parade budaya Indonesia," kata Tantowi Yahya, salah satu tokoh Partai Golkar.

Panitia dan peserta Aliansi Kebangsaan menegaskan parade Kita Indonesia tidak membawa agenda kampanye politik parpol. Namun, penegasan itu tak lantas memadamkan debat dan keriuhan di dunia maya. Beberapa pengguna internet di Twitter menyindir aksi kebhinekaan tersebut 'ditunggangi' parpol. Padahal sesuai aturan kegiatan car free day hanya berupa lingkungan hidup, olahraga, seni  dan budaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut