Cerita Guru SD soal Bentrok di Rempang: Polisi Tembak Gas Air Mata ke Sekolah

Kericuhan memanas buntut sengketa lahan di Pulau Rempang dan Galang, Batam
Sumber :
  • Ist

Rempang – Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 Galang, Wulan berbagi cerita ketika bentrok terjadi antar aparat dan masyarakat di Rempang, Batam, Kepulauan Riau. Ketika asap gas air mata menyelimuti sekolah hingga menyebabkan banyak murid panik pada Kamis, 7 September 2023 lalu.

img_title Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita 45 Tahun di Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Wulan mengisahkan, saat bentrokan pecah, masyarakat setempat mendengar suara dentuman keras, mengingat lokasi tempatnya mengajar berdekatan dengan lokasi bentrok aparat dan warga yang tak setuju dengan pembangunan Rempang Eco City.

Diketahui dalam informasi yang beredar, dalam bentrokan tersebut aparat kepolisian mengambil tindakan represif atau memukul mundur warga dengan menggunakan gas air mata.

img_title Kasus SPG Direkam Diam-diam Jadi Konten Berbuntut Panjang, Polisi Mulai Selidiki

Wulan menyatakan, gas air mata yang ditembakkan polisi ada yang masuk ke area sekolah. Soal ucapannya ini ia mengatakan seorang guru ada yang menemukan selongsong gas air mata di dalam sekolah.

img_title Usai Viral Libatkan Anak Promosikan Vape, Bigmo Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

Asap tebal yang dihasilkan gas air mata menyebabkan situasi sekolah chaos atau kacau, banyak murid SD yang ketakutan menyaksikan peristiwa tersebut.

“(Beruntung) warga membantu untuk mengevakuasi anak-anak,” ujar Wulan mengutip laporan tvOnenews, Senin, 25 September 2023.

Dalam situasi panik itu, seorang polisi kemudian menghampiri Wulan. Polisi itu bertanya soal kondisi murid dan meminta Wulan membuka jendela kelas agar asap tak menumpuk di dalam.

Akibat kesal, Wulan kemudian meluapkan amarahnya kepada si polisi. Dia menyayangkan mengapa gas air mata bisa sampai masuk ke sekolah hingga menyebabkan murid panik.

Bentrok aparat vs warga di Pulau Rempang

Photo :
  • Dok. Istimewa

Wulan mengungkap tidak ada murid dan guru yang menjadi korban gas air mata. Namun, sejak kejadian itu murid SDN 042 Galang mengalami trauma berat saat melihat polisi berseragam. Bahkan mereka sampai bersembunyi di kolong meja.

Sebagai guru, Wulan berharap kejadian serupa tidak lagi terulang lagi di mana pun. Karena asap gas air mata sangat bahaya jika terhirup, apalagi yang menghirup adalah murih SD.

Usai kejadian itu, sejumlah pihak dilaporkan sudah mengunjungi sekolah tersebut, mulai dari psikologi, pemerintah setempat, hingga Komnas HAM.

MSBO, seorang kopilot WN Malaysia yang ditangkap atas dugaan menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia

Cegah Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi Terulang, Malaysia Tugaskan Polisi di Bandara

Malaysia mempertimbangkan untuk menugaskan kepolisian di dalam area bandara untuk mencegah praktik penyelundupan narkoba seperti kasus kopilot bawa ekstasi ke Indonesia

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut