Surga Suaka Badak

badak jawa
Sumber :
  • U-Report

Langkah ini merupakan langkah mitigasi yang diperlukan untuk menjamin kelangsungan populasi Badak Jawa di dunia. Ia mengemukakan alasan yang mendasari pencarian habitat kedua untuk badak adalah sebagai berikut.

img_title Perjalanan ke Habitat Terakhir Badak Jawa

a. Lokasi yang dekat Gunung Krakatau, mengakibatkan kondisi habitat Badak Jawa di TNUK sangat rentan oleh bencana alam. Jika suatu saat meletus dan menghancurkan habitat badak jawa, maka kita akan kehilangan salah satu aset keanekaragaman hayati Indonesia. Selain ancaman gunung meletus, tsunami juga menjadi ancaman kawasan ini karena terletak di pinggiran pantai.

b. Persebaran palma invasive langkap (Arenga obtusifolia) atau tumbuhan sejenis aren yang cepat berkembang biak di hutan dan disebarkan bijinya oleh musang telah menginvasi sekitar 30 persen dari luas semenanjung Ujung Kulon. Hal ini menyebabkan berkurangnya vegetasi yang menjadi makanan Badak Jawa.

img_title Menilik Paniis, Kampung Wisata nan Asri di Ujung Kulon

Pertumbuhan pakan alami mamalia tersebut terhalangi oleh tumbuhnya tanaman sejenis palem yang menghalangi sinar matahari masuk. Invasi tanaman ini apabila dibiarkan akan mengakibatkan badak kehilangan sumber makanan dan terancam mati kelaparan apabila terus dibiarkan.

Akibat simultan apabila terus menerus terjadi akan mengakibatkan populasi Badak Jawa sedikit yang selanjutnya menyebabkan rendahnya keragaman genetis.

img_title Menelusuri Jejak Sang Megafauna Kharismatik

c. Para penduduk perkampungan tersebut pada umumnya memelihara ternak berupa kerbau dan di lepas liar untuk mencari makan. Pelepasan liar kerbau inilah yang menimbulkan potensi terjadinya penularan penyakit binantang ternak pada Badak Jawa.

Salah satu penyakit hewan yang mematikan adalah anthrax yang mudah tersebar di kalangan hewan ternak. d. Berdasarkan pengamatan terhadap ukuran, wilayah jelajah dan kondisi alam habitat, TNUK diperkirakan memiliki daya dukung bagi 50 individu Badak Jawa yang tersisa.

Pencarian rumah baru untuk Badak Jawa harus segera dilakukan sebelum spesies tersebut benar benar hilang. Lokasi yang bisa dikatakan layak untuk rumah baru Badak Jawa haruslah hutan yang rimbun dengan semak dan perdu. Selain itu, lokasi yang memiliki kemungkinan kecil terjadinya bencana alam seperti gunung meletus.

B. Surga Dunia untuk Badak

Begitulah kondisi TNUK yang menjadi rumah badak saat ini. Pemerintah telah mencanangkan rumah baru untuk badak. Rumah baru tersebut nantinya akan menjadi kawasan konservasi sebagai upaya menjaga kelestarian hidup Badak Jawa yang bertujuan melindungi dari ancaman kepunahan. Habitat yang paling badak sukai adalah hutan hujan tropis dataran rendah merupakan habitat yang paling baik, walau kadang dijumpai pada ketinggian 100 meter dpl (Napitipulu, 2000).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut