Surga Suaka Badak
- U-Report
4. Kubangan yang Modern Pengelola Rumah Baru. Untuk badak setidaknya membuatkan sejumlah kubangan sesuai dengan jumlah badak. Pembuatan kubangan juga harus memenuhi aspek-aspek seperti tertutup dan kita bisa memanfaatkan kubangan buatan sebagai sarana pembelajaran hidup badak.
Untuk mengakomodasi hal tersebut, kubangan harus memiliki suatu teknologi sensor air sehingga saat air di dalam kubangan habis setidaknya dapat langsung diisi dengan kran air otomatis yang terhubung dengan sensor yang berguna mendeteksi debit air. Aktivitas berkubang atau mandi bagi badak sangat tergantung sekali pada ketersediaan air di habitatnya, diperlukannya suatu sistem sirkulasi air untuk membuat kubangan lumpur menjadi bisa ditinggali oleh banyak badak.
Sistem tersebut nantinya bisa mendeteksi kecukupan air dalam kubangan, sehingga apabila air dalam kubangan kurang debit akan ditambah secara otomatis sesuai kebutuhan. Kubangan harus memenuhi persyaratan mulai jumlah air, PH air, sirkulasi air, dan ukuran kubangan. Memadukan teknologi dalam pembuatan kubangan dapat membantu badak lebih sehat dalam hidup dan berkembang biak sehingga angka hidup dan peningkatan populasi dapat meningkat.
5. Sosialisasi Perlindungan terhadap Badak. Untuk melindungi dari kepunahan setelah mempersiapkan rumah baru, maka hal yang harus dilakukan selanjutnya oleh pemerintah adalah menggugah hati nurani rakyat Indonesia untuk ikut dalam program pelestarian Badak Jawa. Hal tersebut harus dilakukan untuk meningkatkan keperdulian masyarakat agar bersama-sama menjaga keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia.
Tindakan yang bisa diambil adalah sebagai berikut. a. Mengadakan perlombaan dalam bentuk apapun, sehingga masyarakat mengetahui keadaan badak di Indonesia. Setelah mereka mengetahui tahap selanjutnya diharapkan masyarakat menjadi perduli untuk bersama-sama melakukan tindakan aktif dalam menjaga lingkungan hidup.
b. Melakukan kegiatan sosialisasi di media masa apapun. c. Mengadakan acara-acara untuk mensosialisasikan tentang konservasi badak, dan mengadakan kunjungan langsung untuk melihat keadaan sebenarnya dari habitat badak. d. Memberikan penghargaan bagi siapapun yang telah melakukan aksi nyata untuk melindungi populasi badak dari kepunahan.
D. Asa Dapat Mengecap Nikmat Surga Dunia
Menurut survei yang dilakukan IUCN pada populasi badak di Indonesia ditetapkan pada level critically endanger. Level ini merupakan dua level sebelum badak benar-benar punah di dunia, level setelahnya yaitu extinct in the wild dan level extinct. Status tersebut karena keberadaan populasi badak yang hanya tersisa 60 ekor untuk spesies Badak Jawa dan 100 ekor untuk spesies Badak Sumatera. I
