Bahaya Persepsi bagi Otak Kita

Bahaya Persepsi Bagi Otak Kita, oleh Nurmalinda Rahmawati
Sumber :
  • vstory

VoxPop – Pernahkah kamu ketika di pagi hari dalam perjalanan berangkat kerja menggunakan angkutan umum tiba-tiba mau minum kopi? Atau ketika kamu sedang berangkat kuliah tiba-tiba insecure dengan penampilanmu? Atau bahkan ketika melihat riasan orang lain kamu merasa ingin mengikuti gaya riasannya? Jika jawabannya iya, ini warning buat kamu dan baca artikel ini sampai habis karena otakmu dalam bahaya.

img_title Pedagang Daging Sapi di Cianjur Mogok Jualan

Marilah kita kembali memutar waktu sambil mengingat kejadian yang pernah kamu alami secara tiba-tiba. Ketika sedang di angkutan umum, masuk ke dalam bioskop atau ketika melewati rumah makan. Tentunya ada banyak kejadian yang membuat otak kamu memerintahkan seluruh organ tubuh untuk melakukan hal yang di luar tujuan kita bukan? Tiba-tiba kamu berpikir membeli parfum yang wanginya sama dengan orang yang kamu temui secara random, tiba-tiba kamu berpikir membeli popcorn atau tiba-tiba kamu mampir beli ayam bakar yang awalnya kamu mau beli ikan kembung. Jangan sebut penulis peramal, karena memang inilah yang umumnya terjadi namun ternyata berbahaya lho untuk otak kita.

Otak pada umumnya akan membuat perintah melalui saraf lainnya ketika mendapat rangsangan sensorik. Ketika ada rangsangan yang datang, maka pasti ada penerima dari rangsangan ini. Pastinya kamu sudah tau lima indra pada tubuh kita yang bertugas sebagai penerima rangsangan bukan? Nah, penerima rangsangan sensorik ini di antaranya ada mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, hidung untuk mencium, mulut untuk mengecap dan kulit untuk meraba. Kemudian sumber dari rangsangan sensorik ini dapat berasal dari pemandangan, suara, penciuman, rasa dan tekstur. Jika kamu sudah siap, mari kita bahas satu persatu rangsangan tersebut untuk mengetahui apa sih sebenarnya bahaya yang berkepanjangan bagi otak kita.

img_title Cara Mencegah Bahaya Radiasi Telepon Seluler

1. Pemandangan

Biasanya hal pertama yang berada di pikiran kita saat seseorang mengatakan pemandangan, maka akan langsung tergambar pemandangan gunung dengan matahari terbenam dan juga hamparan sawah yang luas seperti yang  kita gambar saat masih kecil. Namun kenyataannya dan perlu untuk digarisbawahi adalah pemandangan bukan hanya tentang alam, namun segala hal yang kamu lihat ketika membuka mata. Misalnya, pemandangan suasana bus, pemandangan minimarket dekat rumah, pemandangan ruang belajar, pemandangan perpustakaan, pemandangan suasana taman di hari minggu, pemandangan tulisan yang indah ketika kamu baca tulisan ini dan pemandangan lainnya yang kamu lihat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Diabaikan John Herdman dari Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Langsung Brace dan Jadi Kapten di Liga Belanda
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut