- VoxPop.co.id/Amal Nur Ngazis
Kalau enggak ada mereka itu enggak tahu bagaimana. Mungkin lurahnya lari-lari nyapu, mereka sangat itu berguna.
Ada yang bilang aplikasi keluhan ini pertama di Indonesia, tanggapan Anda?
Indonesia sudah ada aplikasi keluhan, yaitu lapor.go.id sebelumnya. Di negara lain juga sudah ada, tapi yang berbeda dari Qlue ini adalah kita aplikasi yang membawa perubahan melalui smart city solution. Jadi kita bangun aplikasi itu untuk solusi end to end, didukung dengan dashboard dan analitik. Dari aplikasi itu sendiri, kenapa di dunia (aplikasi yang sejenis) hanya ribuan, tapi kita 500 ribuan, kan aneh kan.
Karena kita memang mengadopsi sosial media, jadinya makin banyak lapor makin banyak poin dan avatar. Tapi kita buat bagaimana laporan itu tetap valid dan reliabel. Dan karena dengan adanya itu kami gunakan Qlue, kan (Qlue) sifatnya juga sosial media kan, bisa nge-tag, share, favorit, chat, jadi mereka kayak punya dunia virtual baru dalam aplikasi.
Soal privasi data pengguna bagaimana?
Data pengguna benar disimpan dan juga kalau saya lihat, apa saja datanya username, log in sosial media datanya di mereka (Google, Facebook). Kita yang punya paling sosial media dan nomor telepon dan email, tapi kan itu opsional.
Lantas, data pengguna itu diberikan ke Pemprov?
Hahaha. Data itu kan informasi yang sangat privat dan enggak perlu dikasih ke Pemprov, juga mereka sudah tahu (datanya). Buat apa punya data gituan. Dan mereka (Pemprov) lebih punya banyak data dibanding data dari kita.
Soal servernya?
Servernya pasti disimpan di Indonesia, itu kan juga dilempar ke Pemprov. Kalau di Jakarta ya di Jakarta. Kalau laporan perbankan juga disimpan di server perbankan itu.
Qlue sudah mulai ekspansi ke kota lain di Indonesia. Catatan kami akan sudah jajaki dengan 8 kota?
Sebenarnya enggak delapan kota juga enggak. Kita kerja sama dengan perusahaan telekomunikasi, misalnya Indosat dan pemerintah kota untuk dorong smart city. Ada potensi, ada yang masih trial seperti Manado, Pekan Baru. Ada beberapa lah kota besar yang lagi jalan.
