PENDIRI DAN CEO QLUE RAMA ADITYA

Menuju Misi Smart City Kelas Dunia

Pendiri dan CEO Qlue, Rama Raditya
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Amal Nur Ngazis

Karakteristik di daerah yang berbeda apa, mau join dengan mitra?

img_title Terungkap, Kabel Menjuntai Celakai Pemotor di Cengkareng Ternyata Milik Jakarta Smart City

Kalau daerah, Qlue akan tetap dipakai warga walaupun pemerintah enggak pakai.

Paling tidak netizen akan membahas misalnya eh itu ada lubang di jalan tuh. Terus nanti ada yang menanggapi. Jadi ngobrol gara-gara lubang. Tapi Pemprov akan lebih indah kalau tindak lanjut. Yang kita tawarkan, pak atau bu ini sudah ada keluhan tersebut, masak pemerintah enggak mau tindak lanjuti sih.

img_title Sistem Pengendali Banjir Jakarta Smart City Sabet Juara di Ajang IDC

Terus mereka (pemerintah) kadang kan melihatnya duh kenapa kita diekspose ya jeleknya, enggak mau ah. Itu ada di Yogya begitu.

Jadi kalau saya lihat dari segi kultur, goverment will di mana melihat transparansi, tidak semuanya terekspose. Tak ingin hanya dilihat hanya sampah-sampah sampah saja, padahal ada tempat wisata yang baik juga.

img_title Fase Dua Fitur Aplikasi JAKI dari Pemprov DKI Bisa Pantau Banjir

ATSI itu sangat baik, mereka itu punya jejaring ada lima operator,. User base mereka banyak. Mereka bantu blasting promosi di jaringan dan aplikasi mereka.

Itu sangat membantu banget. Jadi mereka bener berniat membesarkan startup Indonesia. Saat ini kan memang ada tiga (startup) yang sudah gede-gede ya.

So far, memang masih dipelajari lagi pola lagi. SMS blash sih ya memang ada penambahan user tapi kalau dipikir siapa yang baca SMS blash, enggak semua kan.

Jadi mereka hebatnya, ingin cari cara. Kerja sama setahun tapi enam bulan evaluasi, tiga bulan evaluasi pendek kalau kurang efektif  dievaluasi. Misalnya SMS blash kurang cocok, bisa dilakukan melalui MMS blash atau aplikasi mereka. Jadi mereka sangat membantu.

Ada data pelanggan operator yang kemudian instal Qlue?

Ada datanya sih, tapi jumlahnya saya enggak tahu. Ada datanya. Mereka sudah blasting 5 juta user, tapi apakah total itu semuanya nomor aktif atau tidak.

Itu sudah cukup membantu. Hitung-hitung itu membantu sebab kalau itu kemarin kita bayar SMS blasting kita hitung bisa 9 miliaran untuk SMS blash.

Untuk ke depan, apakah akan tetap partisipasi laporan warga atau berubah dari visi?

Visi selalu sama, kita akan berikan kemampuan orang untuk melakukan perubahan. tapi kita lihat enggak cuma terpatok sama aplikasi. Yang kita pikirkan kan smart city dunia, jadi ngomongin soal ini bukan soal aplikasi saja kan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut