- VoxPop.co.id/Amal Nur Ngazis
Ada IoT (Internet of Things), sekarang kita fokus aplikasi dan kita terus simplifikasi agar orang enggak ribet memakainya.
Tapi ke depan kita bikin solusi baru yang bener bener terkoneksi terintegrasi, dan bisa jadi lansekap smart city di Indonesia. Karena itulah ada beberapa yang kita develop, tapi belum bisa dibilang, ada di tim penelitian dan pengembangan.
Yang kita kembangkan, IoT ada, analitik ada kayak gitu-gitulah. Memang kompleks, kita butuh banyak insinyur di Indonesia ini tak banyak mau kerja, maunya freelance. Susah juga.
Pemerintah tingkat nasional apakah sudah merespons kontribusi Qlue?
Belum ada. Kemarin Ahok katanya menunjukkan data Qlue ke Jokowi, kayaknya sih beliau interest, tapi belum ngobrol lagi.
Saya harap sih semua kota pakai, dan pak Jokowi tinggal memonitor pada satu tempat saja. Jadi nanti enggak perlu blusukan lagi ke mana-mana, Paling enggak warga melapor di sini di titik ini, terus tindak lanjutnya bagaimana. Lebih gampang lah, efisien, tinggal pakai, gratis lagi. Aplikasinya juga yang nge-hang-nge-hang gitu, jalan terus.
Harapannya dilirik sama beliau. Saya sudah kirim surat ke Istana, tapi ya mungkin beliau sibuk, kita sudah kirim surat ke Kemendagri, tapi belum ada jawaban.
Soal apa kaitannya dengan Kemendagri?
Kalau saya baca di koran, mereka mau bikin program meningkatkan pelayanan masyarakat melalui Pemda. Saya pikir pakai saja ini.
Kementerian lain?
Saya berharap yang makai Qlue bisa BNN (Badan Narkotika Nasional) untuk tangkap narkoba, polisi pakai saja. Kemarin diarahin untuk ke Krishna Murti (Ditreskrim Polda Metro Jaya). Terus ke KPK misalnya untuk laporin tangkap tangan, kira-kira gitulah, yang apapun bisa dilaporin.
Saya harap lembaga-lembaga itu bisa memakai ini lah.
Karena ini Qlue itu dikira punya DKI Jakarta ya. Karena orang lihat Ahok itu sangat menggebu-gebu.
Jadi kadang mereka lihat, punya Pemda. Itu mungkin butuh sosialisasi.
Saat ini kan fokus aplikasi, ada kepikiran nanti bikin lain misalnya messaging?
Ada lah. Kalau messaging sih enggak. Itu sudah ada lah banyak. OTT (Over the Top) nasional juga sudah ada.
