- VoxPop.co.id/Amal Nur Ngazis
Impian smart city dari Qlue itu bagaimana?
Smart city itu pada akhirnya kan people ya. Bagaimana kita bisa aware, well educated, selalu support dengan apa yang terjadi, berkontribusi ke kota. Dengan adanya Qlue diharapkan bukan hanya sadar melihat sampah dan melapor, tapi bagaimana juga gunakan aplikasi ini untuk melapor dan menciptakan kesadaran
Itu sih intinya. Makanya kita punyae tagline Berani Berubah. Yang penting itu people itunya diubah dulu. Percuma kalau Ahok tiap hari teriak atau kepala daerahnya teriak, tapi orangnya tak mau berubah ya percuma.
Kepada daerah lain yang melakukan campaign, makanya Jokowi itu revolusi mental. Itu inline dengan kampanye beliau.
Bagaimana nanti gambaran Qlue di kota kedua yang berbeda dengan kultur kota besar. Wujudnya seperti apa?
Sama saja sih. cuma tidak semua kepala daerahnya sama, beda dan visinya smart city-nya beda. Ada yang fokus ke kemacetan, polusi udara, ada yang fokus ke yang lainnya.
Kita harus selalu menyesuaikan dengan karakter dan masalah kota itu. Sebagai contohnya, kita lagi masuk nih ke kota di luar negeri, mereka minta lebih ke laporannya bisa masuk ke mereka dulu baru verifikasi, disaring baru di-publish. Cuma kalau gitu, ya warga disaring dulu ya, warga marah-marah kan.
Saya pikir bisa, tapi mungkin bisa omongkan, ada beberapa hal hal laporan di Manado, dia tak ada joki three in one, dia kan enggak ada kemacetan yang parah, di sana fokusnya hal yang lain. Kebutuhan di Manado beda, konten bisa di jaga. Orang di Pekan Baru konten di situ juga, kontrol dari sistem, jadi enggak perlu ngasih waktu panjang.
Kota di luar itu?
Kerja sama dengan partner di Malaysia, harapan saya bisa deketin India. Kita deket Malaysia, ada juga Filipina melalui partner, ke Thailand dan ngomong dengan Singapura juga.
Bentuk kerja sama dengan mitra di luar negeri itu bagaimana?
Sama saja. Sejauh ini di luar masih ada partner perusahaan telekomunikasi. Ada yang deket dengan perusahaan teknologi gede. Mereka kadang punya solusi yang banyak tapi enggak bisa mengintegrasikan solusi banyak mereka itu.
