Kabar Terkini Kondisi 3 Prajurit TNI Korban Serangan Terbaru di Lebanon

Ilustrasi patroli pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon
Sumber :
  • UNIFIL

Jakarta, VoxPop – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan bahwa personel TNI dalam naungan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) yang terluka dalam serangan terbaru di El Adeisse, Lebanon selatan, sudah dalam kondisi stabil.

img_title Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Stephane Dujarric menyampaikan bahwa sebuah ledakan di dalam posisi PBB di El Adeisse pada Jumat 3 April menyebabkan tiga personel UNIFIL, yang kesemuanya berasal dari RI, terluka.

“Dua personel yang terluka paling parah telah dievakuasi ke rumah sakit di Marjayoun, di mana mereka dilaporkan sudah dalam kondisi stabil,” kata dia dalam konferensi pers siang di Markas PBB, Senin waktu setempat.

img_title Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

Menurut transkrip konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Selasa, Jubir Sekjen PBB turut menyebut seorang personel lain telah mendapat pertolongan medis langsung di lokasi, mengingat lukanya yang tak terlalu parah.

Atas meningkatnya jumlah serangan yang mengenai personel UNIFIL serta dengan langkah Zionis menghancurkan semua kamera pengawas markas UNIFIL beberapa waktu yang lalu, PBB telah mengungkapkan “keprihatinan yang serius” kepada tentara Zionis Israel.

img_title Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tukin TNI, Singgung Nasib Guru dan Nakes di Wilayah 3T

“Kami mendesak semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan memastikan keselamatan dan keamanan personel PBB kapan pun,” ucap Dujarric.

Terkait perkembangan penyelidikan terhadap dua serangan pada akhir Maret lalu yang menyebabkan tiga personel UNIFIL asal RI gugur, Dujarric memastikan bahwa “hasil penyelidikan masih diproses hingga saat ini”.

Tiga personel penjaga perdamaian asal RI kembali menjadi korban akibat sebuah ledakan yang terjadi pada Jumat di El Addaiseh. Peristiwa itu merupakan insiden serius ketiga yang berdampak pada personel RI di UNIFIL.

Indonesia telah kehilangan tiga prajurit TNI di Lebanon, yakni Praka Farizal Rhomadhon yang wafat akibat tembakan artileri pada Minggu 29 Maret, disusul Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan yang gugur saat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang pada Senin 30 Maret.

Sementara itu, sebanyak lima prajurit lain TNI yang terluka dalam dua peristiwa itu adalah Letnan Satu Infanteri Sulthan Wirdean Maulana, Prajurit Kepala (Praka) Deni Rianto, Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

Dengan bertambahnya tiga personel yang terluka akibat insiden pada Jumat, sejauh ini tercatat sebanyak delapan prajurit TNI terluka saat menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian PBB di Lebanon. (Ant)

Ilustrasi polisi

TNI Buka Suara Soal Dugaan Prajurit Aniaya Polisi Hingga Tewas di Asrama Brimob Slipi

Mabes TNI buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan anggota Polri, Desky Prima Idolakusuma (30), di kawasan Asrama Brimob, Slipi, Palmerah, Jakbar.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut