Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Bersiap Gempur Kuba?

VoxPop Militer: Kapal induk USS Nimitz (CVN-68) Angkatan Laut Amerika Serikat
Sumber :
  • taiwannews.com.tw

VoxPop – Kapal induk AS USS Nimitz dan kelompok serangnya tiba di Laut Karibia minggu ini, di tengah ketegangan AS dengan Kuba, seiring ancaman Presiden AS Donald Trump yang akan menginvasi pulau tersebut.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Komando Selatan AS (Southcom), yang mengawasi aksi militer AS di Karibia dan Amerika Latin, pada Rabu, 21 Mei 2026,  mengumumkan Kapal perang kelas Nimitz berikut dengan sayap udaranya yang terdiri dari F/A-18E Super Hornet, EA-18G Growler, dan C-2A Greyhound; bersama dengan USS Gridley, kapal perusak kelas Arleigh Burke, dan USNS Patuxent, kapal tanker pengisian bahan bakar di laut kelas Henry J. Kaiser, telah berada di Laut Karibia.

"USS Nimitz telah membuktikan kemampuan tempurnya di seluruh dunia, memastikan stabilitas dan membela demokrasi dari Selat Taiwan hingga Teluk Arab," tulis Southcom di platform media sosial X.

img_title AS Kembali Serang Wilayah Iran dekat Perbatasan Irak

Nimitz, yang ditugaskan pada tahun 1975, melakukan latihan angkatan laut gabungan dengan Angkatan Laut Brasil di lepas pantai Rio de Janeiro pekan lalu, kata Kedutaan Besar AS di Brasil.

Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa pemerintahannya "memikirkan Kuba" setelah Departemen Kehakiman mendakwa mantan Presiden Kuba Raúl Castro dengan tuduhan pembunuhan. Dakwaan tersebut diumumkan pada Hari Kemerdekaan Kuba.  

img_title Profil Melissa Vargas, Pevoli Turki Peraih MVP VNL 2026 yang Tampil Sensasional di Final

Tuduhan tersebut, antara lain, berasal dari jatuhnya dua pesawat sipil di perairan internasional pada tahun 1996, yang menewaskan empat orang. "Ini sangat penting," kata Presiden Trump.

"Ini adalah momen yang sangat besar bagi orang-orang, tidak hanya warga Kuba-Amerika, tetapi juga orang-orang yang berasal dari Kuba, yang ingin kembali ke Kuba, mengunjungi keluarga mereka di Kuba."

Menteri Luar Negeri Marco Rubio, yang merupakan warga Amerika keturunan Kuba, menyampaikan pesan langka dalam bahasa Spanyol kepada rakyat Kuba untuk menandai peristiwa tersebut, mendukung blokade AS terhadap bahan bakar ke pulau itu sambil menyalahkan pemadaman listrik yang terus-menerus pada rezim komunis saat ini.

Minggu lalu, Direktur CIA John Ratcliffe bertemu dengan para pejabat Kuba di pulau itu untuk menekankan bahwa jangka waktu pembicaraan tidak akan terbuka tanpa batas.

Ilustrasi tempe

Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Produk pangan olahan Indonesia termasuk tempe meraup potensi transaksi US$8,3 juta atau sekitar Rp 150,7 miliar, dalam pameran Summer Fancy Food Show (SFFS) di New York.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut