Di Balik Manuver AS Redam Hizbullah dan Israel, Bisakah Perang Kawasan Dihindari?

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih
Sumber :
  • White House

Sementara itu, analis politik dan Direktur Levant Institute for Strategic Affairs, Sami Nader, menilai serangan Israel ke Lebanon merupakan eskalasi yang sangat berbahaya dalam konflik saat ini.

img_title Trump Ancam Serang Iran Besar-besaran Jika Perundingan Gagal

"Apa yang kita saksikan adalah penghancuran infrastruktur secara sistematis. Konflik ini sudah melampaui 'Yellow Line'," kata Nader kepada Al Jazeera.

Ia menilai satu-satunya solusi adalah memisahkan gencatan senjata di Lebanon dari proses gencatan senjata yang melibatkan Iran.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Menurut Nader, hampir semua pihak kecuali Hezbollah menginginkan pemisahan tersebut. Namun, pemerintah Lebanon tetap membutuhkan dukungan internasional untuk mewujudkan gencatan senjata.

Yellow Line merupakan zona militer Israel yang membentang sekitar 10 kilometer di wilayah Lebanon selatan dekat perbatasan.

img_title Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bantah Mengundurkan Diri
Rudal pencegat HAWK.

AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan militer AS tetap memiliki kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan setiap operasi sesuai keputusan presiden.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut