Detik-detik Eks Anggota TNI AL Baku Tembak dengan Polisi Saat Pengungkapan Sabu-sabu 10 Kg

Eks anggota TNI AL, Chandra tembaki polisi saat dilakukan penangkapan.(tangkap layar)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/B.S. Putra (Medan)

Asahan, VoxPop – Bak film action, saat Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan hendak melakukan pengungkapan kasus narkoba dengan barang bukti 10 kilogram. Polisi saat melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku, dihujani tembakan. Hingga terjadi saling serang.

img_title Polisi Sebut Cuma 1 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel dan Pemiliknya Sudah Meninggal, 995 Lainnya Senapan Angin

Ternyata pelaku yang juga menggunakan senjata api itu adalah mantan anggota TNI Angkatan Laut, bernama Chandra.  Beruntung baku tembak itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Surya Mas, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa 18 Februari 2025.

img_title Trik Lama Akali ETLE Tamat, Pelat Palsu Tak Lagi Bisa Jadi Tameng

Kasus ini, berawal dari Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan, menangkap seorang pelaku bernama Ali Muda Nasution (45), di Perumahan Johor Permai, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, pada hari kejadian, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolres Asahan, AKBP. Afdhal Junaidi, menjelaskan kronologi pengungkapan kasus narkoba dengan jumlah besar ini. Dimana berawal saat pihak kepolisian melakukan undercover buy, menyamar sebagai pembeli sabu-sabu dengan jumlah besar kepada Ali. 

img_title 2 Pria Dicokok Polisi Saat Kedapatan Bawa Paket Ganja di Tangerang

“Kami mendapat informasi bahwa tersangka memiliki sabu dalam jumlah besar. Tim langsung melakukan penyelidikan dengan metode undercover buy untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” ucap Afdhal, dalam keterangan pers, Minggu 23 Februari 2025.

Polisi menyaru sebagai pembeli memesan sabu 4 kg seharga Rp 920 juta. Ali menyanggupi transaksi tersebut dan sepakat bertemu di sebuah rumah di Perumahan Johor Permai, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai. 

"Saat petugas yang menyamar memastikan keberadaan narkotika di lokasi, tim opsnal segera bergerak dan menangkap Ali. Dalam penggeledahan, ditemukan empat bungkus sabu dalam tas di ruang tamu," jelas Afdhal. 

Dari hasil interogasi, Ali mengaku bahwa sabu tersebut milik Chandra alias Rudi, seorang bandar besar di Kisaran. Tim segera menuju rumah Chandra di Perumahan Surya Mas, Kisaran Timur. Namun rumah tersebut dalam keadaan terkunci. 

Polisi yang yakin bahwa Chandra berada di dalam rumah kemudian melakukan taktik untuk memancingnya keluar. Sekitar pukul 15.00 WIB, Chandra akhirnya keluar dengan mengendarai sepeda motor Honda NMAX hitam.

Saat polisi berusaha meringkusnya dengan menghadang laju sepeda motornya itu, Chandra melawan dan mengeluarkan senjata api dari tasnya. Dia menembak ke arah petugas berkali-kali.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut