Operasi Patuh Jaya Dimulai Besok, Polda Metro Kerahkan 2.938 Personel

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi M. Latif Usman.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Foe Peace Simbolon

Jakarta - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengerahkan 2.938 personel untuk gelaran Operasi Patuh Jaya 2024. Operasi ini akan mulai digelar pada Senin, 15 Juli 2024.

img_title Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO dari Libya, Satu Alami Sakit Paru usai Diduga Dieksploitasi

"Jumlah total personel gabungan Operasi Patuh Jaya 2.938," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman dalam keterangannya pada Minggu, 14 Juli 2024.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman (tengah)

Photo :
  • VoxPop/Foe Peace
img_title Terungkap! 3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya dalam Kondisi Sakit, 41 Orang Masih Tertahan

Latif menyebut, ribuan personel yang terlibat dalam Operasi Patuh Jaya itu di antaranya TNI, Polri dan Dinas Perhubungan. Sebelum melakukan operasi, kata dia, semua personel akan melakukan apel di lapangan Presisi Polda Metro Jaya pada pukul 06.00 WIB dan jam 13.30 WIB. 

"Untuk personel jajaran di wilayah apel dilakukan di Polres masing-masing, selanjutnya menuju target operasi," jelasnya. 

img_title Perempuan di Ciamis Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI, Apa Motifnya?

Di sisi lain, Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri, Komisaris Besar Polisi Eddy Djunaedi mengatakan ada 14 jenis pelanggaran yang jadi target operasi penindakan mulai dari kendaraan yang melawan arus jalan hingga mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

"Kemudian, menggunakan ponsel saat mengemudi, tidak mengenakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pelanggaran lain yang disasar yaitu pengendara yang melebihi batas kecepatan, di bawah umur atau tak punya SIM, berboncengan lebih dari satu, kendaraan roda empat atau lebih tak memenuhi laik jalan.

Kemudian, target operasi lain adalah kendaraan tidak dilengkapi STNK, melanggar marka jalan, memasang rotator hingga sirine bukan peruntukan, menggunakan pelat nomor atau TNKB palsu, dan parkir liar.

Kabid Humas PMJ, Kombes Pol Budi Hermanto

Ini Alasan Pelaku Mutilasi di Depok Potong Tubuh Korban dan Buang Kakinya ke Sungai

Polda Metro Jaya mengungkap alasan di balik aksi mutilasi yang dilakukan Saepul (26) terhadap pria bernama Kunaefi (51) di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut