Prijanto Peringatkan Jokowi agar Hati-hati dengan Ahok
- VoxPopnews/Fajar Ginanjar Mukti
"Patut diduga, sudah ada kesepakatan tertentu dengan Podomoro, sehingga Ahok mempengaruhi Gubernur, bahwa Taman BMW sah milik DKI," ujar Prijanto.
Prijanto mencatat Ahok menuding dirinya dan menggaet nama Jokowi setelah mencuat kasus Taman BMW di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne secara gamblang. Dia melihat Ahok kemudian membangun opini bahwa pembiaran kasus taman BMW, sepengetahuan Jokowi.
"Walaupun tidak secara eksplisit, patut dinilai Ahok ingin berlindung di belakang Jokowi," katanya.
Prijanto pun memperingatkan pada Jokowi agar hati-hati dengan perilaku Ahok, dalam kasus RSSW dan Reklamasi Teluk Jakarta yang saat ini melilit Ahok. Sebagai Presiden, kata dia, seyogianya tidak melakukan langkah "blunder" karena perilaku Ahok.
"Kasus Taman BMW harus menjadi pembelajaran. Saya yakin, sebagai orang Jawa, tentu bisa membaca perilaku Ahok," katanya.
Prijanto mengungkapkan bahwa sikap adalah fungsi kepentingan. Dia menilai perilaku Ahok setiap menemui persoalan selalu lari ke Presiden Jokowi.
"Bahasa Jawanya 'wadul' agar media dan rakyat melihat ini loh, Ahok karibnya Presiden. Ahok membangun opini sekaligus berlindung di belakang Presiden, untuk menakut-nakuti orang yang memiliki sifat peragu dan penakut," tuturnya. (ase)
