Peringati Perjanjian New York, Mahasiswa Papua Diamankan

Polisi amankan mahasiswa papua demo tanpa izin, di Jakarta, Senin, 15 Agustus 2016.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Bayu Nugraha

VoxPop.co.id – Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya mengamankan setidaknya 20 orang mahasiswa asal Papua, di depan Istana Negara, Senin, 15 Agustus 2016. Mereka diamankan lantaran memaksa melakukan demonstrasi terkait peringatan New York Agreement.

img_title Kabur Usai Tabrak 2 Motor, Mobil Ini Jadi Sasaran Amuk Massa di Jakarta Barat

New York Agreement yang ditandatangani pada 15 Agustus 1962 itu merupakan cikal bakal Papua ke Indonesia.

"Ada 20 orang yang kami amankan karena akan demo di Istana Negara sedangkan mereka tidak memiliki izin," kata Kasubdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendy F Kurniawan kepada VoxPop.co.id, Senin 15 Agustus 2016.

img_title Hari Kedua, Polisi Turunkan Anjing Pelacak Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi di Kali Depok

Usai diamankan, kata Hendy, pihaknya melakukan pendataan secara persuasif. Polisi juga berkoordinasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk memulangkan mereka.

"Sekitar pukul 13.30 WIB sudah kami pulangkan. Kami kawal sampai depan Polda sesuai permintaan mereka, dan mereka janji kembali ke rumah masing-masing," katanya.

img_title Polda Metro Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

Seperti diketahui, Perjanjian New York merupakan sebuah perjanjian yang diprakarsai oleh Amerika Serikat pada 15 Agustus 1962. Perjanjian itu dibuat untuk pemindahan kekuasaan atas Papua Barat dari Belanda ke Indonesia.

Perjanjian itu berisi penyerahan Papua bagian barat dari Belanda, melalui United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA).

Penemuan ratusan senjata di sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Teka-teki Senpi di Sekolah Jaksel: Inikah Sosok Pemilik Franchi SPAS-15?

Polisi mengungkapkan bahwa pemilik Franchi SPAS-15 yang ditemukan di yayasan sekolah Pondok Pinang. Pemilik berinisial DS disebut meninggal sejak 2020.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut