Syafruddin Respons Lolosnya RUU Islamofobia di AS

Mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin.
Sumber :
  • VoxPop/Reza Fajri

VoxPop - Wakil Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Komisaris Jenderal (Purn) Syafruddin turut menanggapi lolosnya RUU yang berusaha memerangi gerakan antimuslim atau Islamofobia oleh DPR AS atau House of Representative. RUU itu disebut sebagai usaha memerangi gerakan antimuslim atau Islamofobia di Negeri Paman Sam bahkan dunia tersebut.

img_title AS Akan Tutup 5 Kantor Konsulatnya, Ada di Indonesia dan Jepang

Menpan-RB Syafruddin

Photo :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

Bermanfaat untuk Negara Minoritas Muslim

img_title Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

"Kita menyambut positif (RUU Islamofobia) akan bermanfaat terutama di negara-negara minoritas muslim. Tapi belum diputuskan jadi UU. Kita (DMDI) menunggu saja," kata Syafruddin melalui keterangan tertulisnya, Senin, 20 Desember 2021.

Bikin Dunia Kondusif

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Mantan Wakapolri itu mengatakan RUU Islamofobia yang diloloskan oleh DPR AS itu akan membuat negara-negara minoritas muslim di seluruh dunia kondusif.

"Kita berharap karena banyak keanggotan DMDI itu negara-negara minoritas muslim, ya saya rasa akan kondusif-lah suatu bangsa," kata Syafruddin.

Baca juga: Politikus Demokrat Memahami Alasan Fadli Zon Minta Densus Dibubarkan

Syafruddin menambahkan jika DMDI sendiri saat ini memiliki banyak anggota dari negara-negara minoritas muslim. Mereka di antaranya ialah Kamboja, Vietnam, Thailand, Srilangka, Jepang hingga Korea.

"Negara-negara Asia di sana kan minoritas muslim. Tapi tidak semua negara minoritas muslim (tidak kondusif) begitu," kata Syafruddin.

DPR AS memutuskan untuk menyetujui legislasi yang disponsori anggota Fraksi Demokrat Ilham Omar. Keputusan tersebut diambil setelah anggota fraksi Republik Lauren Boebert mengeluarkan lelucon rasis dan Islamofobia mengenai Omar.

Rudal pencegat HAWK.

AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan militer AS tetap memiliki kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan setiap operasi sesuai keputusan presiden.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut