VoxPop RePlay 2022: Tragedi Kanjuruhan, Peristiwa Kelam Sepak Bola Indonesia
- (Foto AP/Yudha Prabowo)
"Mungkin ini hasil rekayasa oknum kepolisian titipan kan gak tahu. Ini sudah gak bener ini. Kalau sesuai dengan foto anak saya ini. Anak saya gak ada bekas injak injakan. Waktu itu kan stadion juga hujan, kalau hujan kan ada bekasnya pukulan atau injakan, ini gak ada sama sekali," ujar Devi Athok.
"Dan waktu autopsi saya lihat kepala sebelah kiri anak saya pecah tak beraturan mungkin tembakan kena anak saya. Ini dokter Nabil sudah gak bener itu," tambahnya.
12. Aksi Blokade Jalan Simbol Macetnya Hukum
Aremania blokade jalan
Aremania melakukan aksi demonstrasi secara serentak disejumlah titik di Malang Raya. Mulai dari Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu Aremania turun ke jalan menyuarakan tuntutan terkait pengusutan Tragedi Kanjuruhan.
Aksi demonstrasi secara kolosal ini dilakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga Minggu, 20 November 2022 petang. Aksi demonstrasi ini sebagai bentuk luapan kekecewaan Aremania. Mereka memandang proses penanganan Tragedi Kanjuruhan stagnan.
13. Setiap Pekan Ada Demo Aremania
Demonstrasi Aremania di Minggu Hitam membuat jalanan di Kota Malang macet
Aremania melakukan demonstrasi besar-besaran di sejumlah titik di Malang Raya. Salah satu titik aksi demonstrasi yang membuat kondisi jalan raya macet ada di depan pintu tol Singosari atau akses tol Malang-Pandaan pada Minggu, 27 November 2022.
Sejumlah spanduk kecaman atas tindakan represif aparat dengan gas air mata di bentangkan oleh Aremania. Massa suporter dengan atribut hitam-hitam ini juga tampak duduk melingkar di atas underpass atau jembatan menuju Exit Tol Singosari.
Aremania dalam aksi kali ini memilih sejumlah titik atau simpul-simpul keramaian di dekat wilayah masing-masing. Mereka sengaja ingin membuat jalan di Malang macet sebagai gambaran macetnya penanganan kasus Tragedi Kanjuruhan yang membuat 135 jiwa meninggal dunia.
"Alasan macet ini, ya karena hukumnya kan macet. Apalagi sudah dua bulan ini proses hukum berhenti begitu saja tak ada kejelasan sama sekali," kata salah satu Aremania Indra Bogel.
Sejumlah titik demonstrasi tersebar di Malang Raya. Mulai Kepanjen, Kabupaten Malang, Jalan Gadang, Jalan Laksamana Martadinata, Jalan Panglima Sudirman hingga Jalan Bengawan Solo dan di depan pintu tol Singosari, Malang.
