Gubernur NTT Victor Laiskodat Dikecam Usai Mengolok-olok Orang Miskin

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Laiskodat
Sumber :
  • Jo Kenaru

NTT –  Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Kali ini dia menyinggung ciri khas orang miskin dilihat dari porsi makan. Piring nasi orang miskin kata Viktor, lebih banyak nasi ketimbang lauk.

img_title Pihak Kampus Jenguk Mahasiswi yang Dikabarkan Depresi Usai Sidang Skripsi Batal 12 Kali

Demikian hal itu disampaikan pada peringatan hari ulang tahun kedua Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Kupang NTT Sabtu, 12 Agustus 2023. 

Di depan Kepala Bapanas Arief Prasetyo dan para hadirin, pria 58 tahun itu mengatakan, membedakan orang miskin dan kaya cukup dinilai di meja makan. Orang miskin menurutnya ambil nasi lebih banyak daripada lauk. Sementara piring orang kaya banyak protein seperti daging dan telur.

img_title Disambut Teriakan 'Bapak Pulang Kampung', Jokowi Jadi Rebutan Warga di CFD Kupang

Dalam video yang lagi viral, Gubernur yang menerapkan aturan masuk sekolah jam 5 pagi itu mencibir cara makan orang miskin setelah nasi di piring habis baru mengunyah daging.

"Jadi Pak Arief, nanti Pak Arief mesti kampanye begini harusnya manusia itu makan makin kaya dia makan karbohidratnya sedikit. Ciri khas manusia kaya itu lihat di tempat makan kalau nasinya ambil banyak itu orang miskin itu. Tapi kalau proteinnya banyak ha itu orang kaya itu," ujar Laiskodat.

img_title Bukan Kemiskinan, Ternyata Ini Kerawanan Utama Terjadinya Politik Uang

Gubernur memuji potensi pangan di NTT yang berlimpah tapi tidak dikelola dengan baik. Namun dalam pidatonya yang berapai-apinya itu, Laiskodat menumpahkan kesalahan mengurus NTT pada pemimpin di NTT. Entah ingin mengeritik siapa, namun kemiskinan di NTT menurutnya akibat  'salah urus' dan 'ketololan' pemimpin di NTT.

Politikus Nasdem Victor Laiskodat

Photo :
  • partainasdem.id

"Saya selalu bilang, bukan ini provinsi miskin tapi kekayaannya belum dikerjakan. Karena itu dia  belum kaya, bukan dia (NTT) miskin. Ya kenapa belum dikerjakan? Karena pemimpinnya tolol," kata Viktor.

Menambah narasi dia tentang kemiskinan di NTT yang dipelesetkan dengan "makan asal kenyang" itu bahwa salah satu ciri kemiskinan di NTT yakni selalu meributkan pangan.

"Jadi cara pangan kita pangan kita harus didorong protein jangan kita dorong karbohidrat. Masih ribut beras itu artinya kita masih miskin. Itu ciri khas orang miskin, itu makan nasi banyak lauknya dua aja, sambil cium makan lagi, makan nasi putih cium, makan lagi nasi putih, nanti sudah terakhir baru ikan yang masuk sambal, nasi yang terakhir nah itu ciri khas orang miskin. Coba aja kalau lihat orang-orang yang mau makan nasinya setumpuk begini lauknya dikit ha itu manusia- manusia miskin itu," sindir Viktor Laiskodat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut