Kakorlantas Sebut Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2025 Menurun Dibanding 2024

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Sonny Irawan meninjau TKP kecelakaan KA Batara Kresna yang menemper mobil Sigra.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Fajar Sodiq (Solo)

Jakarta, VoxPop – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengungkapkan total angka kecelakaan yang terjadi saat masa mudik lebaran 2025 lebih rendah dari tahun lalu.

img_title Usai Viral Libatkan Anak Promosikan Vape, Bigmo Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

“(Total angka) kecelakaan tahun 2024 (sebanyak) 2.152. (Sedangkan) Tahun 2025 jumlahnya 1.477. Jadi ada penurunan 31,37 persen,” ujar Agus dalam keterangannya, Senin 31 Maret 2025.

Tak hanya itu, Agus juga menyampaikan bahwa fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga menurun.

img_title Heboh! Pria di Tangerang Dianiaya 5 Jam Lebih Hingga Dipaksa Masturbasi, Polisi Turun Tangan

“Fatalitas korban meninggal dunia dari 2024 ke 2025 ada penurunan 32 persen. Dari 324 menjadi 223 (korban),” tegasnya.

Agus menambahkan, hingga Senin (31 Maret) atau hari H Lebaran, sudah ada 1,7 warga Jakarta dan sekitarnya yang melaksanakan mudik. Namun, masih ada 18 persen lainnya yang belum berangkat mudik.

img_title 4 Anak yang Diduga Diajak Bigmo Promosikan Vape Hingga Orang Tuanya Diperiksa Polisi

"Saat ini, hari H, keluar Jakarta sudah 1.765.102. Jadi sudah 81 persen yang meninggalkan Jakarta, tersisa kurang lebih 18 persen," imbuhnya.

Sebelumnya diwartakan, Kakorlantas Agus Suryonugroho mengklaim arus mudik Lebaran tahun ini jauh lebih terkendali. Menurutnya, ada beberapa faktor pendukungnya, salah satunya adalah pemberlakuan kebijakan work from anywhere (WFA).

Pemberlakuan kebijakan tersebut, menurut Agus, memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam mengurai arus mudik Lebaran tahun ini.

Konten kreator Emanuel Bryan atau dikenal dengan Ebe Martono

Kasus SPG Direkam Diam-diam Jadi Konten Berbuntut Panjang, Polisi Mulai Selidiki

Video yang memperlihatkan sejumlah usher atau SPG direkam tanpa izin untuk dijadikan konten media sosial (medsos) kini berbuntut ke penyelidikan polisi.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut