Legislator PKB Usul Petinggi Trans7 Mondok di Pesantren Selama 40 Hari

Wakil Sekretaris Dewan Syuro Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Fajar Ramadhan

Jakarta, VoxPop – Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq mengusulkan agar direktur atau petinggi Trans7 mondok di pondok pesantren selama 40 hari.

img_title Mengenal Sosok Ahmad Andi Wibowo Anggota DPRD Tangsel yang Tewas Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Rekam Jejaknya

Hal itu disampaikan saat DPR menggelar audiensi bersama Direktur Utama Trans7 Atiek Nur Wahyuni, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dan Himpunan Alumni Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo.

Awalnya, Maman mengatakan bahwa pandangan masyarakat yang tidak pernah mondok di pesantren masih melihat pesantren di abad ke-18. Padahal, kata dia, kondisi pesantren saat ini sudah terbuka dengan demokrasi.

img_title DPR-Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Bagi PPPK di Daerah

“Dan tidak ada yang melakukan pembelaan, memperjuangkan nilai konstitusi, mencerdaskan kehidupan bangsa, kecuali pesantren,” kata Maman saat rapat di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Oktober 2025.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun lalu mengusulkan para direktur atau petinggi Trans7 untuk merasakan langsung kehidupan di ponpes.

img_title Pimpinan Buruh Wanti-wanti DPR: Agustus Diprediksi Ada Kerusuhan Besar, Situasi Rawan

“Sekali-kali para direktur atau pimpinan, para elite Trans7 mondok di pesantren 40 hari,” ungkap Maman.

DPR gelar audiensi bersama Komdigi, Trans7 dan Alumni Ponpes Lirboyo

Photo :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Kata Maman, masih banyak kiai yang menanggung pendidikan para santri yang tidak mampu. Serta, ada santri yang sukarela membantu kiai sebagai rasa terima kasih.

“Ada santri yang tidak bayar dan ditanggung oleh kiai-nya. Ada santri yang dia ingin bekerja kepada kiai semata-mata karena malu tidak bawa biaya,” katanya.

“Ada seorang Ustadz yang saya tanya, berapa digaji? Dia bilang, ‘jangan tanya kami digaji, karena menurut kami berkah itu lebih penting daripada gaji’,” lanjut Maman.

Lebih lanjut, dia juga meminta Komdigi untuk lebih aktif mengawasi tayangan televisi. Maman mendesak Komdigi menghentikan tayangan atau program TV yang dinilai melecehkan pesantren maupun kiai.

“Jadi tolong Bu Dirjen, literasi kita tentang pesantren itu harus dibuka sehingga mohon maaf sekali lagi, kalimatnya itu hentikan seluruh program sejenis. Karena tiba-tiba kita jangan hanya reaktif ketika ada kasus ini aja,” tandasnya.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kantor Kemenko Polkam

Jenderal Sigit soal Isu Pergantian Kapolri: Itu Hak Prerogatif Presiden

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara soal isu surat presiden (Surpres) mengenai pergantian dirinya sebagai pimpinan dari Korps Bhayangkara.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut