DPR Ingatkan Kemendiktisaintek Hat-hati soal Rencana Tutup Program Studi Tak Relevan dengan Industri

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube TV Parlemen

Jakarta, VoxPop – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengkritik rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) soal penutupan sejumlah program studi (prodi) yang dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan industri dan pertumbuhan ekonomi di masa depan.

img_title Anggota DPR Minta Kemenkes Cermati Aturan Kemasan Rokok Polos agar Selaras dengan Regulasi

Menurut Hetifah, Kemendiktisaintek harus lebih hati-hati dan memiliki kajian akademik yang kuat dalam mengambil keputusan.

“Setiap kebijakan terkait prodi harus berpijak pada kajian komprehensif, bukan sekadar merespons tren jangka pendek,” ujar Hetifah kepada wartawan, Senin 27 April 2026.

img_title Datangi DPR, Buruh Usul RUU Ketenagakerjaan Atur PKWT Cuma Setahun

Dia menjelaskan perguruan tinggi jangan hanya dipandang sebagai wadah pemasok tenaga kerja. 

“Fungsi perguruan tinggi jauh lebih luas, termasuk pengembangan ilmu dasar, kebudayaan, dan daya kritis bangsa,” jelasnya.

img_title DPR Usul Pilkada Hanya Pilih Kepala Daerah Tanpa Wakil

Menurut Hetifah, Kemendiktisaintek seharusnya melakukan transformasi terhadap jurusan kuliah yang dinilai kurang relevan dengan kebutuhan industri, bukan menutupnya.

Misalnya dengan mengubah kurikulum, pendekatan interdisipliner, serta keterkaitan dengan potensi daerah dan kekayaan budaya lokal.

Hetifah menyebut evaluasi juga harus dilakukan secara berkala dan melibatkan akademisi, asosiasi profesi, serta pihak industri.

“Jika penyesuaian harus dilakukan, maka wajib disertai masa transisi yang adil, serta perlindungan penuh bagi mahasiswa dan dosen,” pungkasnya.

tvOnenews/Syifa Aulia

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melepas keberangkatan 744 personel TNI UNIFIL ke Lebanon

DPR Tegaskan Kenaikan Tukin TNI hingga 90 Persen Tak Ganggu Efisiensi Anggaran, Ini Alasannya

DPR menilai adanya kenaikan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemenhan hingga 90 persen tidak bertentangan dengan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut