Gunung Gede Pangrango Terbakar, Semua Jalur Pendakian Ditutup hingga 11 Agustus
- ANTARA/Ahmad Fikri.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyetujui penutupan sementara seluruh jalur pendakian TNGGP.
Langkah tersebut dilakukan bukan hanya untuk memastikan keamanan kawasan, tetapi juga untuk melindungi pendaki dan masyarakat yang berada di sekitar kawasan taman nasional.
Pendaki Bisa Ajukan Refund
Penutupan jalur pendakian turut berdampak kepada calon pendaki yang sebelumnya telah melakukan pemesanan untuk periode penutupan.
BBTNGGP memastikan calon pendaki yang telah melakukan pemesanan untuk tanggal 7 hingga 11 Agustus 2026 dapat memperoleh pengembalian dana atau refund.
"Langkah penutupan ini kami ambil demi keselamatan bersama. Bagi para calon pendaki yang sudah melakukan pemesanan untuk tanggal 7 hingga 11 Agustus 2026, pihak Balai Besar TNGGP memfasilitasi pengembalian dana (refund). Link pengajuan refund akan dikirimkan secara langsung melalui WhatsApp resmi BBTNGGP ke nomor ketua kelompok yang terdaftar saat registrasi," jelas Sadtata.
Dengan demikian, calon pendaki tidak perlu melakukan pengajuan melalui jalur lain. Informasi pengajuan pengembalian dana akan disampaikan langsung melalui WhatsApp resmi BBTNGGP kepada nomor ketua kelompok yang tercatat ketika proses registrasi.
Petugas Masih Sisir Lokasi Kebakaran
Meskipun api telah berhasil dipadamkan, proses pengamanan kawasan belum dihentikan. Tim di lapangan masih melakukan pemantauan dan penyisiran secara berkala selama tiga hari.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala dan menyebabkan kebakaran susulan.
Kemenhut tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas dalam penanganan pascakebakaran. Penutupan jalur pendakian menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi kawasan aman sekaligus memberikan waktu bagi proses pemulihan kawasan terdampak kebakaran. (Ant)
