Kata Jazuli Juwaini Soal Dugaan Tewasnya Anggota Brimob

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Istimewa

VoxPop.co.id – Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini menanggapi tewasnya anggota Brimob yang menembak kepala sendiri karena diduga stres atas pemeriksaan terkait kasus peluru nyasar ke rumahnya. Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan ingin mendapatkan informasi valid dari kepolisian terkait motif penembakan ke rumahnya.

img_title Advokat Ingatkan DPR, RUU Perampasan Aset Jangan Sampai Berubah Jadi Alat Menghabisi Lawan Politik

"Karena saya sudah percayakan pada polisi maka saya harus mendapat info yang valid dulu, tidak mau menduga-duga tentang pelakunya," kata Jazuli dalam pesan singkatnya kepada VoxPop.co.id, Selasa, 16 Mei 2017.

Dia menekankan, bila berdasarkan hasil penelitian laboratorium forensik tentang peluru, maka bisa diketahui kemungkinan jenis senjatanya. Begitu pun jika diusut, maka bisa diketahui oknum yang diduga memiliki senjata api.

img_title DPR: Keadilan Restoratif Harus Jadi Bagian Penting Penanganan Perkara

"Senjata kan ada izinnya dan terdaftar, serta tercatat setiap senjata. Tidak sembarangan," lanjut Jazuli.

Kemudian, Jazuli meyakini dengan kemampuan dan teknologi yang dimiliki kepolisian, maka cukup mudah mengungkap kasus ini. "Setelah itu, kita baru mendalami apa motifnya dan info valid pelakunya," tuturnya.

img_title Mahasiswa KKN Curhat Jalan Desa Rawan dan Gelap, Rajiv DPR Janjikan Perbaikan PJU

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepolisian menduga anggota Brimob Sat III Pelopor, Bripka Teguh Dwiyanto, nekat menembak kepalanya di Asrama Brimob Satu Batalyon A Ciputat, Tangerang Selatan, karena stres atas pemeriksaan dirinya terkait kasus peluru nyasar.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto, Bripka Teguh sebelum sempat menjalani pemeriksaan terkait peluru nyasar di rumah anggota DPR RI.

Rikwanto menuturkan, peluru yang nyasar ke rumah anggota DPRI RI dari Fraksi PKS, Jazuli Juwani, diduga berasal dari senjata api Teguh, saat sedang latihan menembak. Karena itulah, Bripka Teguh diperiksa secara intensif.

Diduga Bripka Teguh merasa bersalah atas kasus itu dan memilih jalan menghabisi nyawa dengan menembak kepalanya sendiri.

"Diduga karena peristiwa tersebut dan korban diperiksa, kemudian korban stres dan mengakibatkan diduga bunuh diri," kata Rikwanto, Senin, 15 Mei 2017.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Presiden KSPSI Andi Gani

18 Konfederasi Buruh Temui Pimpinan DPR, Serahkan Draf Usulan RUU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menerima kunjungan perwakilan 18 konfederasi serikat buruh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut