Demokrat Curiga PPATK Dapat Tekanan Luar Biasa soal Transaksi Janggal Rp 349 T Kemenkeu
- YouTube DPR RI
Ivan kemudian mengatakan laporan tersebut telah ia sampaikan ke Presiden Jokowi melalui Pramono Anung.
"Untuk kasus ini sudah kami sampaikan melalui Pak Mensetkab. Pak Seskab Pramono Anung," kata Ivan.
"Nggak ke presiden?" tanya anggota komisi III DPR lainnya.
"Nggak, karena beliau (Pranomo Anung) yang telepon," kata Ivan.
Benny yang heran dengan jawaban Ivan kembali mencecarnya. Benny menanyakan maksud Pramono Anung menelepon Ivan megenai data transaksi meencurigakan yang lebih dari Rp 300 triliun di Kemenkeu tersebut.
"Siapa yang telepon?" tanya Benny.
"Pak Seskabnya," jawab Ivan.
"Pak Seskab yang telepon saudara atau sebaliknya?" tanya Benny memastikan.
"Beliau (Seskab) yang telepon saya. Saya kan minta waktu," kata Ivan.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat RDP dengan Komisi III DPR.
- YouTube DPR RI
Benny meminta agar Ivan menjawab pertantaannya pelan-pelan. Dia bilang agar menjawab pertanyaan yang ditanya.
"Saya tahu PPATK independen. jadi dalam kaitan apa Menseskab menelepon Saudara?" tanya Benny.
Kemudian, Ivan menjelaskan saat itu ia meminta waktu dulu sebelum menyampaikan data transaksi tersebut kepada Presiden Jokowi.
Benny pun mengkonfirmasi lagi apakah Ivan yakin jika laporan PPATK yang disampaikannya ke Pramono Anung itu benar sampai ke Jokowi.
"Sebetulnya saya minta waktu untuk menyampaikan karena Pak Mensetneg lagi sakit mau menyampaikan data terkait ini kepada Pak Presiden," kata Ivan.
"Apakah saudara yakin laporan Anda itu sudah sampai ke meja Bapak Presiden?" tanya Benny dengan suara meninggi.
"Bapak mungkin bisa tanya Pak Menko?” jawab Ivan.
