Badai PHK Belanjut, Giliran Perusahaan Software AS Pangkas 400 Karyawan

Ilustrasi PHK
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VoxPop – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Amerika Serikat masih terus berlanjut. Kali ini, perusahaan teknologi sumber daya manusia (HR tech) asal AS, Workday, mengumumkan rencana pemangkasan sekitar 400 karyawan atau setara 2 persen dari total tenaga kerjanya.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Badai PHK di sektor teknologi sendiri masih menjadi tren global bahkan melanda perusahaan besar seperti Amazon, UPS, hingga Pinterest. Sepanjang 2025, tercatat sekitar 1,2 juta tenaga kerja kehilangan pekerjaan di berbagai sektor, termasuk teknologi, logistik, dan e-commerce. 

Keputusan PHK massal ini diungkapkan Workday dalam dokumen keterbukaan informasi (regulatory filing) pada Rabu, 4 Februari 2026. Manajemen menyebut langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi organisasi untuk menyesuaikan sumber daya perusahaan dengan prioritas strategis pada tahun fiskal 2027.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

“(PHK) dirancang untuk menyelaraskan sumber daya dan tenaga kerja  dengan prioritas tertinggi perusahaan,” tulis manajemen Workday dikutip dari HR Executive pada Rabu, 11 Februari 2026.

PHK terhadap 400 karyawan ini menandai restrukturisasi besar kedua Workday dalam kurun waktu lebih dari satu tahun. Pada tahun 2025, perusahaan memangkas sekitar 8,5 persen karyawan yang dimaksudkan agar perusahaan lebih adaptif terhadap kebutuhan pelanggan yang terus berubah, kata CEO Workday, Carl Eschenbach.

img_title Kemenperin Ungkap Penyebab Ancaman PHK 1.500 Pekerja Garmen di Jateng, Bukan karena Serbuan Impor

Mayoritas pemangkasan akan menyasar posisi non-penghasil pendapatan, khususnya di divisi Global Customer Operations. Meski demikian, Workday menegaskan tetap membuka peluang rekrutmen di area strategis yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan pendapatan.

“Perusahaan berencana tetap merekrut di area strategis dan lokasi tertentu, terutama di sektor yang menghasilkan pendapatan, untuk menangkap peluang pasar,” lanjut Manajemen Workday.

Proses restrukturisasi ditargetkan rampung pada akhir April 2026, dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum ketenagakerjaan di berbagai negara tempat Workday beroperasi. Perusahaan memperkirakan total biaya restrukturisasi dan penurunan nilai aset mencapai US$135 juta, termasuk beban impairment sebesar US$80 juta terkait konsolidasi ruang perkantoran.

Workday dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal IV-2025 dan kinerja tahunan pada tanggal 24 Februari 2026. Kinerja keuangan ini akan mencerminkan dampak finansial dari langkah restrukturisasi ini.

Workday menegaskan, restrukturisasi ini belum tentu menghasilkan manfaat sesuai ekspektasi. Perusahaan juga membuka kemungkinan biaya akhir bisa melampaui proyeksi awal, bergantung pada regulasi ketenagakerjaan di masing-masing negara.

Emas Antam.

Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.610.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu naik Rp 7.000 per gram dibanding kemarin.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut