Sesak saat Naik Tangga Bisa Jadi Pertanda Masalah Jantung, Begini Kata Dokter
- Freepik
Tidak Semua Gangguan Katup Harus Dioperasi
Diagnosis penyakit katup jantung tidak otomatis berarti pasien harus menjalani operasi. Pada gangguan yang masih ringan, dokter dapat memilih pemantauan secara berkala melalui konsultasi dan pemeriksaan ekokardiografi.
Obat-obatan juga dapat digunakan sesuai kebutuhan pasien, misalnya untuk membantu mengendalikan penumpukan cairan, tekanan darah, gangguan irama jantung, maupun mengurangi risiko terbentuknya bekuan darah pada kondisi tertentu.
Selain mengikuti terapi yang diberikan dokter, pasien juga perlu memperhatikan perubahan gejala. Menjaga kesehatan gigi dan mulut, menghindari rokok, serta mengendalikan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan jantung.
“Penanganan ditentukan berdasarkan tingkat kerusakan katup, gejala, fungsi pompa jantung, dan kondisi pasien. Pada kasus berat, tindakan dapat berupa pelebaran katup dengan balon, perbaikan atau penggantian katup, bedah minimal invasif, maupun TAVI untuk pasien tertentu,” jelas dr. Vera.
Sementara itu, sesak napas yang semakin berat, nyeri dada hebat, kehilangan kesadaran, atau bibir yang tampak kebiruan merupakan tanda yang membutuhkan pertolongan medis segera.
Pentingnya Deteksi Dini
Pemeriksaan jantung menjadi semakin penting ketika seseorang mengalami keluhan yang berulang, khususnya sesak saat melakukan aktivitas yang sebelumnya dapat dilakukan tanpa masalah. Deteksi lebih awal memungkinkan dokter menentukan tingkat gangguan dan pilihan terapi yang sesuai sebelum fungsi jantung semakin menurun.
“Penanganan penyakit katup jantung membutuhkan ketepatan diagnosis, kolaborasi tim multidisiplin, serta kesiapan fasilitas pada setiap tahap perawatan. Melalui Heart & Vascular Center, kami berupaya menghadirkan layanan yang terintegrasi, mulai dari pemeriksaan, penentuan terapi, tindakan intervensi atau bedah, hingga rehabilitasi. Tujuannya bukan hanya menangani kelainan katup, tetapi juga membantu mempertahankan fungsi jantung dan meningkatkan kualitas hidup pasien,” tutup dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong.
Dengan demikian, sesak ketika naik tangga sebaiknya tidak selalu dianggap sebagai efek kelelahan biasa. Terlebih jika keluhan disertai nyeri dada, jantung berdebar, mudah lelah, pusing, atau pembengkakan pada tubuh. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya dan mendeteksi kemungkinan gangguan jantung sejak dini.
