SOROT 136

Rindu (Daripada) Soeharto

Presiden Soeharto
Sumber :
  • www.nrc.nl

VoxPopnews--Enam mobil merapat ke satu rumah di Jalan Jambu 1 Menteng Jakarta Pusat.  Siang itu, Jumat 20 Mei 2011, Amelia Ahmad Yani --putri sulung almarhum Jendral Ahmad Yani, kedatangan tamu dari Partai Nasional Republik atau Partai Nasrep. Ada hajatan kecil rupanya: rapat konsolidasi partai.

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

Para tetamu duduk di ruang jembar itu. Rapat belum mulai. Mereka masih menunggu seorang penting lain. Dialah Tommy Soeharto, putra bungsu presiden di masa Orde Baru, Soeharto. Tommy adalah tiang. Sebagai Ketua Dewan Penasihat dia turut menghidupi partai itu. Tak heran, bila jauh-jauh hari sebelum deklarasi, partai ini akan mengusung Tommy Soeharto sebagai calon presiden RI.

Siang itu hari agak terik, dan listrik padam. “Tolong dong bilangin PLN suruh hidupin. Kita tidak betah nih. Panas,” jerit Amelia kepada salah satu pengurus Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN). Rumah itu tadinya memang markas partai itu. Tapi karena hanya menyabet  1,21 persen suara pada Pemilu 2009, partai itu tak lolos parliamentary treshold.

img_title Kejagung Mulai Siapkan Kantor Sementara untuk 7 Kejari Baru, Pelayanan Hukum Dipercepat

Tapi sebagai Ketua Umum PPRN Amelia tak patah semangat. Dia bertemu Tommy Soeharto, dan lobi antara dua anak jenderal yang sempat berteru di masa lalu itu, akhirnya menghasilkan kesepakatan. Mereka beraliansi menghadapi pemilu 2014. Partai Nasrep pun berdiri. Amelia masuk jadi tim formatur.

Kini Nasrep telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM untuk turut pemilu 2014. Kendati visi dan misi partai belum jelas, tapi jualan utama partai ini sudah bisa ditebak. Mereka  membidik massa pemilih kecewa dengan kondisi reformasi yang telah berjalan 13 tahun.

img_title Kasus Korupsi Pembiayaan Batu Bara Tetapkan 3 Tersangka, Kerugian Negara Capai Rp38,9 Miliar

"Nasional Republik akan mewadahi rakyat yang mendambakan situasi zamannya Pak Harto, yang aman, damai, dan sejahtera sandang pangan dan papan, " ujar salah satu inisiator Partai Nasional Republik, Letnan Jenderal Purnawirawan Edy Waluyo.

Menurut mantan Ketua DPRD DKI dua periode itu, kini Nasrep tengah menyiapkan mesin politiknya hingga ke 33 provinsi. Para elit partai itu masih dari wajah lama. Misalnya, Yus Usman Sumanegara (bekas Sekjen DPP Hanura), Sri Endang Astuti (Hanura), Dahlan Abdul Hamid (Bekas Ketua Umum Partai Bulan Bintang).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut