Letjen TNI Marinir Suhartono: Kalau Mau Damai, Harus Siap Berperang!
- marinir.tnial.mil.id
"Kemudian juga bagaimana kita melaksanakan operasi laut gabungan di wilayah mandala operasi, termasuk bagaimana kita melaksanakan operasi pertahanan pantai untuk mencegah, sekali lagi saya sampaikan untuk mencegah bagaimana masuknya kekuatan lawan pada wilayah kita," ujarya.
Dia menegaskan, operasi pertahanan pantai yang dilakukan dalam Gladi Posko Armada Jaya TNI Angkatan Laut adalah salah satu skenario pertahanan militer untuk mencegah kekuatan lawan masuk ke dalam wilayah pantai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Jadi bukan bagaimana kita diserang kemudian merebut, tetapi bagaimana mencegah kekuatan Amfibi lawan itu masuk ke wilayah kita. Sehingga kita melaksanakan operasi pertahanan pantai, bagaimana kita membuat sebuah pertahanan pantai sesuai dengan desain sesuai dengan matra kita. Mulai bagaimana kita membuat titik terkuat di wilayah terdepan, membuat sistem peranjauan, bagaimana kita membuat pos-pos terdepan dengan KRI kita ataupun dengan pengerahan kekuatan di wilayah-wilayah terdepan kita, dengan sistem penginderaan kita dan lain sebagainya," kata Letjen TNI Suhartono.
Lebih jauh lagi, Jenderal bintang tiga Marinir TNI Angkatan Laut itu berharap latihan Gladi Posko Armada Jaya tahun 2022 yang telah dibuka beberapa hari lalu oleh Wakasal Laksamana Madya (Laksdya) Ahmadi Heri Purwono secara daring itu dapat memberikan pemahaman bagi seluruh prajurit TNI AL, khususnya para perwira di masing-masing satuan TNI Angkatan Laut.
"Harapan saya adalah bagaimana para perwira kita, angkatan laut khususnya dengan bidangnya masing-masing mampu mengetahui bagaimana proses perencanaan militer itu dilaksanakan, mulai dari menerima direktif dari pimpinan, kemudian kita membuat analisa tugas pokok kita, kemudian kita membuat petunjuk perencanaan sampai ke satuan bawah, kemudian sampai turunnya kita bagaimana menjalankan perintah operasi kita memanuverkan kekuatan ke lapangan," kata Letjen TNI Marinir Suhartono.
