Asops Kasal: TNI AL Siap Sambut Kedatangan 21 Kapal Perang Asing dalam Latihan MNEK 2025 di Bali
- Dispenal
VoxPop Militer: Forum FPC 5th MNEK 2025 digelar di atas KRI I Gusti Ngurah Rai-332
- Dispenal
Dengan mengangkat tema "Maritime Partnership for Peace and Stability" gelaran latihan ini akan berfokus pada penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan atau Humanitarian Assistance/Disaster Relief (HA/DR), serta ancaman bersama pada aspek keamanan maritim atau yang bersifat non-warfighting, yang merupakan aktualisasi tugas pokok TNI AL di bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Dalam kesempatan tersebut, Asops Kasal juga menyampaikan bahwa perhelatan ini merupakan momen yang sangat strategis dan berdampak positif. Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan kebijakan politik bebas aktif dapat berhubungan dan bersahabat dengan negara manapun. Kolaborasi dengan Angkatan Laut seluruh dunia hadir di Bali untuk membicarakan bagaimana kerja sama maritim direncanakan dan dilakukan. Inilah bentuk dari diplomasi Angkatan Laut.
"Melalui MNEK dan IMSS ini, diharapkan dapat membangun konektivitas atau kemitraan dengan negara lain, mewujudkan diplomasi angkatan laut, mendukung kepentingan nasional Indonesia, baik pada tataran nasional maupun global sehingga mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia dan komunitas global dengan cara bekerja sama dengan Angkatan Laut negara lain," ujar Asops Kasal.
Pelaksanaan 5th MNEK 2025 di Bali telah mengundang 58 negara dimana hingga kini sudah 38 negara telah mengonfirmasi untuk berpartisipasi pada gelaran latihan ini dengan jumlah total Alutsista asing yang terlibat sebanyak 21 kapal perang, 6 helikopter, dan 3 Maritime Patrol Aircraft (MPA). Sementara TNI AL sendiri akan mengerahkan sebanyak 17 KRI.
