Filsafat Agustinus dalam Sila Pertama Pancasila
- vstory
Dalam praktik sila pertama Pancasila, secara tidak sadar rakyat Indonesia telah mengamalkan filsafat teologis sejak lahir di mana dalam catatan akte kelahiran telah tertulis agama tertentu yang telah dipeluknya, bahkan dalam KTP pun diwajibkan untuk beragama.
Dengan adanya kepercayaan adanya Tuhan, maka juga dipraktikkan dengan menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya serta menjunjung toleransi antar sesama.
Meskipun saat ini Indonesia seringkali dihadapkan pada pertengkaran antar agama bahkan ada yang merusak tempat beribadah, sebenarnya hal tersebut bukanlah agama apa yang disalahkan melainkan oknum-oknum tertentu yang berusaha untuk saling mengadu domba.
Sila pertama Pancasila sesungguhnya telah tepat digunakan untuk masyarakat Indonesia yang multikultur dan multiagama. Dengan adanya sila ini, maka segala tingkah laku dan tata cara rakyat Indonesia dapat terkontrol dan hidup saling rukun.
Apabila menurut Agustinus, dengan adanya kepercayaan pada Tuhan hidup akan lebih terarah dan tujuan utama kehidupan yakni surgawi yang jauh lebih indah dengan kehidupan duniawi, sehingga rakyat Indonesia akan terdorong untuk tidak akan saling berebut posisi menjadi penguasa dunia sebab duniawi tidak akan kekal melainkan dapat menjerumuskan.
