Downing Street Memanas, PM Inggris Keir Starmer Tolak Mundur Meski Dua Orang Kepercayaannya Resign
- The Wall Street Journal
VoxPop – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya meskipun tekanan politik semakin besar dan dua figur kunci di lingkaran dalamnya — Kepala Staf Morgan McSweeney serta Direktur Komunikasi Downing Street Tim Allan — memilih mengundurkan diri di tengah gejolak internal Partai Buruh.
Dalam pertemuan dengan lebih dari 400 anggota parlemen dan anggota House of Lords pada Senin malam, Starmer menolak seruan agar ia melepaskan kekuasaan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak siap meninggalkan mandat rakyat dan menjerumuskan Inggris ke dalam kekacauan politik.
"Saya telah memenangkan setiap pertarungan yang pernah saya ikuti. Saya berjuang untuk mengubah Partai Buruh agar kita dapat memenangkan pemilihan lagi. Orang-orang mengatakan kepada saya bahwa saya tidak bisa melakukannya." kata Starmer dilansir The Guardian, Selasa, 10 Februari 2026.
"Saya memiliki penentang di setiap langkah, dan saya masih memilikinya sekarang." Para pengkritik yang sama sekali tidak menginginkan pemerintahan Partai Buruh, dan tentu saja tidak menginginkan pemerintahan yang berhasil.
"Tetapi saya akan mengatakan ini, setelah berjuang begitu keras untuk kesempatan mengubah negara kita, saya tidak siap untuk meninggalkan mandat dan tanggung jawab saya kepada negara saya, atau untuk menjerumuskan kita ke dalam kekacauan, seperti yang telah dilakukan orang lain,"
Pengunduran Diri Orang Kepercayaan Perparah Krisis
Situasi Downing Street memanas setelah Morgan McSweeney, penasihat terdekat Starmer, mengundurkan diri di tengah kemarahan internal terkait penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar untuk Amerika Serikat. Kepergian McSweeney dianggap membuat posisi politik Starmer semakin rapuh menjelang sejumlah ujian kebijakan dan pemilihan penting.
Tidak lama berselang, Tim Allan juga mundur dari jabatannya sebagai kepala komunikasi hanya lima bulan setelah ditunjuk. Allan menyatakan pengunduran dirinya dilakukan agar tim baru dapat dibentuk di Downing Street, membuat Starmer harus mencari kepala komunikasi kelima sejak menjabat pada Juli 2024.
Laporan lain menyebut pejabat sipil paling senior Inggris, Chris Wormald, juga tengah menegosiasikan pengunduran dirinya sebagai bagian dari perombakan besar di kantor perdana menteri — menambah kesan kekacauan di puncak pemerintahan.
