Puluhan Anggota Ormas FBR hingga Grib Jaya di Jakbar Ditangkap Terkait Premanisme

Foto preman dicokok
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Foe Peace Simbolon

Jakarta, VoxPop – Puluhan preman dari beberapa anggota organisasi masyarakat (ormas) dicokok dalam Operasi Berantas Jaya di wilayah rawan aksi premanisme, Selasa malam, 13 Mei 2025. Hal itu diungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi.

img_title Polda Metro Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

“Didapatkanlah ada 22 orang yang melakukan aksi preman. Bentuknya apa. Bentuknya adalah melakukan pungutan liar,” ujar dia.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini mengatakan, petugas gabungan menyita beberapa karcis parkir serta dokumen rekapan pembayaran dari para pedagang kaki lima (PKL), di wilayah Jakarta Barat.

img_title Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO dari Libya, Satu Alami Sakit Paru usai Diduga Dieksploitasi

“Mereka dipungut oleh beberapa orang yang tidak mau mengaku dari organisasi mana,” kata Ade Ary.

Dari pendalaman, 22 orang yang dicokok adalah anggota dari ormas seperti, Forum Betawi Rempug (FBR), Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, hingga Karang Taruna setempat.

img_title Perempuan di Ciamis Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI, Apa Motifnya?

“Ya mereka memungut uang bulanan yang disebut sebagai uang pangkal. Kemudian ada yang memungut harian dengan alasan uang kebersihan, yang ketiga memungut harian dengan alasan uang untuk listrik. Kegiatan-kegiatan seperti ini, pungutan-pungutan liar seperti ini, ini kami komunikasikan terus dengan rekan-rekan dari pemerintah daerah untuk sama-sama kita cari solusinya ke depan,” katanya.

Puluhan orang yang dicokok saat hujan ini bakal menjalani pemeriksaan. Hal itu guna mengetahui apakah aktivitas pungli (pungutan liar) yang dilakukan sebagai kegiatan terstruktur atau tidak.

“Ya nanti dilakukan pendalaman, ya diklarifikasi, apakah benar yang disampaikan,” katanya lagi.

Photo :
  • VoxPop.co.id/Foe Peace Simbolon

Untuk diketahui, polisi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Jakarta melakukan Operasi Berantas Jaya di wilayah rawan aksi premanisme, malam ini.

Operasi berawal dengan apel di Polsek Kembangan. Walau diguyur hujan, tim gabungan tetap mengikuti apel sebelum operasi berlangsung. Apel dipimpin Kepala Bagian Operasional Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi I Ketut Gede Wijatmika.

“Kita tahu ada isu-isu yg berkembang, yaitu gangguan premanisme. Negara harus hadir di tengah masyarakat,” kata dia, Selasa, 13 Mei 2025.

Ilustrasi kasus pembunuhan dan mutilasi di Depok

Hari Kedua, Polisi Turunkan Anjing Pelacak Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi di Kali Depok

Polda Metro Jaya akan melanjutkan pencarian potongan kaki korban mutilasi di Kali Licin, Depok. Dua anjing pelacak diterjunkan pada hari kedua pencarian.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut