Bahasa yang Tak Pernah Takluk: Iran di Antara Pedang dan Puisinya
Senin, 30 Maret 2026 - 11:00 WIB
Sumber :
- Istimewa/Sapri Sale
Dalam pusaran ketidakpastian Timur Tengah saat ini, Iran berdiri dengan tenang, bukan karena tidak memiliki musuh, tetapi karena ia telah melihat begitu banyak musuh datang dan pergi. Pada akhirnya, mereka yang datang dengan pedang dan senjata akan pergi, tetapi mereka yang datang untuk memahami puisi akan tinggal. Itulah posisi Iran: sebuah negeri yang telah mengajarkan dunia bahwa kekuatan paling abadi yang dapat dimiliki sebuah bangsa bukanlah politik, melainkan budaya.
Baca Juga
Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah
Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede menyatakan, pergerakan rupiah memperoleh sentimen dari serangan militer AS terhadap Iran, yang menyebabkan kenaikan harga minyak
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VoxPop.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
