Operasi Patuh Jaya, Polisi: Lawan Arus dan Terobos Busway Terbanyak

Operasi Patuh Jaya di Depok.
Sumber :
  • Zahrul Darmawan/VoxPop.

VoxPop – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, dalam pelaksanaan razia Operasi Patuh Jaya 2020, jenis pelanggaran terbanyak adalah melawan arus dan menerobos busway. Diketahui total ada 99.835 pengendara kedapatan melanggar.

img_title Perempuan di Ciamis Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI, Apa Motifnya?

"Yang terbesar adalah melawan arus, termasuk melanggar (menorobos jalur) busway itu di angka 9.899 hampir 10.000 pelanggaran hanya dalam 14," kata Sambodo di Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2020.

Baca juga: 2 Pekan Razia Operasi Patuh Jaya 2020, 34.152 Pengendara Kena Tilang

img_title Roy Suryo Gugat Pencekalan Lewat Praperadilan Keempat, Polda Metro Jaya Nyatakan Siap Hadapi Sidang

Jumlah pelanggaran jenis ini terdiri dari kendaraan roda empat dan dua. Kemudian, untuk jenis pelanggaran kedua dengan jumlah terbanyak adalah pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm.

Sambodo menyebutkan, jumlah pengendara yang melanggar hal ini mencapai 7.000 pelanggar. Kebanyakan mereka yang melanggar bukan di jalan protokol. "Ternyata, hasil evaluasi kita terutama di daerah pinggiran bukan di jalan protokol ya. Itu masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan helm," katanya.

img_title Sidang Memanas, Kubu Roy Suryo Cecar Ahli Polda Metro: Ngaku Ahli tapi Tak Baca Putusan Praperadilan

Lebih lanjut, dia mengatakan, untuk jumlah pelanggaran ketiga terbanyak adalah melanggar marka berhenti di lampu merah. Ada 3.985 pelanggaran atau hampir 4.000 pengendara yang kedapatan melanggar marka berhenti ini.

Kemudian disusul pelanggaran bahu jalan tol sebanyak 1.744. Sedangkan kelima terbanyak adalah pelanggaran memakai rotator dan strobo tidak sesuai ketentuan dengan jumlah 107 pelanggaran.

"Jadi, melanggar marka berhenti, selama ini mereka maju-maju, melanggar dan itu sudah kita sampaikan tidak boleh. Bahkan tidak boleh menginjak zebra cross di depan stop line karena itu akan mengganggu penyeberangan dan itu kita mulai tegas," ujar Sambodo.

Gedung Polda Metro Jaya, Sudirman

Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO dari Libya, Satu Alami Sakit Paru usai Diduga Dieksploitasi

Polda Metro Jaya melakukan pemulangan terhadap tiga orang WNI korban TPPO dari Libya. Korban mengalami eksploitasi, gangguan kesehatan, hingga sakit paru.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut